/
Jum'at, 08 Juli 2022 | 17:13 WIB
[Franck ROBICHON / POOL / AFP]

Selebtek.suara.com - Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dinyatakan meninggal dunia setelah ditembak di bagian dada dan leher saat menyampaikan pidato untuk kampanye kandidat anggota majelis tinggi dari Partai Demokratik Liberal di Kota Nara, Jepang, Jumat (8/7/2022).

Abe tutup usia usai mendapatkan penanganan medis. Kabar duka disampaikan oleh seorang pejabat senior Partai Demokratik Liberal.

Pemimpin terlama Jepang itu diserang oleh seorang pria berusia 41 tahun dari belakang sekitar pukul 11.30 waktu setempat ketika dia berbicara di depan Stasiun Yamato-Saidaiji Kereta Api Kintetsu.

Abe jatuh tersungkur ke tanah setelah dua tembakan terdengar. Dia dilarikan ke rumah sakit dengan darah terlihat di bajunya.

Menurut Badan Penanggulangan Bencana, Abe yang menjabat perdana menteri hingga 2020 juga mengalami luka dan pendarahan di leher bagian kanan dengan pendarahan internal yang dikonfirmasi di sisi kiri dadanya.

Pelaku penembakan Abe telah diamankan pihak Kepolisian. Menurut sumber di pemerintahan tersangka adalah mantan anggota Pasukan Bela Diri Jepang. 

Tetsuya Yamagami, seorang warga kota barat berusia 41 tahun, ditangkap di tempat kejadian karena dicurigai melakukan percobaan pembunuhan, menurut laporan Kyodo, Jumat.

Seorang reporter Kyodo News di tempat kejadian melihat seorang pria diam-diam mendekati Abe, yang telah berbicara selama beberapa menit, sebelum menembaknya.

Senjata yang digunakan penyerang tampaknya larasnya dibungkus dengan lakban, kata reporter itu.

Baca Juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Polda Metro Imbau Masyarakat Tidak Takbiran Keliling

Abe menjabat perdana menteri selama dua periode dan menjadi perdana menteri dengan masa jabatan terpanjang. Ia mengundurkan diri sebagai perdana menteri pada 2020 karena kondisi kesehatan.(*)

Sumber : Kyodo

Load More