/
Jum'at, 15 Juli 2022 | 18:23 WIB
Suara.com/Yaumal

Selebtek.suara.com - Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono dan Irwasum Komjen Agung Budi Maryoto menyambangi kantor Komisi Nasional Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jakarta Pusat, Jumat (15/7/2022).

Keduanya ingin menemui pimpinan Komnas HAM terkait kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J atau Nofryansah Yosua Hutabarat, yang diduga ditembak Bharada E, rekannya sesama polisi.

Menurut laporan Suara.com, Gatot Eddy Pramono dan Agung Budi Maryoto tiba pada pukul 15.33 WIB. Tanpa memberikan pernyataan pada awak media, keduanya langsung menuju lantai gedung Komnas HAM.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan telah membentuk Tim Khusus untuk mengusut kasus ini. 

Tim bentukannya itu dipimpin langsung Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono. Harapannya dengan dibentuk tim khusus dapat dilakukan secara transparan.

"Tentunya kami mengharapkan kasus ini bisa dilaksankan pemeriksaan secara transparan, objektif dan tentunya secara khusus menyangkut maslaah anggota. Kami juga ingin bahwa peristiwa yang ada betul-betul menjadi terang," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Brigadir J tewas ditembak Bharada E di Rumah Dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Jumat (8/7/2022) sekira pukul 17.00 WIB. 

Brigadir J merupakan sopir istri Ferdy Sambo, sedangkan Bharada E merupakan ajudan daripada Ferdy Sambo.

Tiga hari setelah kejadian, Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyebut Bharada E menembak Brigadir J karena diduga melecehkan istri Kadiv Propam.

Baca Juga: Sudah 5 Kali Diperiksa Polisi, Pendiri ACT Ahyudin: Saya Yakin Ini Proses Mencari Fakta Kebenaran Sangat Detail Sekali

Saat peristiwa ini terjadi, Ferdy Sambo diklaim Ramadhan sedang tidak berada di rumah.(*)

Sumber: Suara.com

Load More