/
Sabtu, 16 Juli 2022 | 16:21 WIB
suara.com

Selebtek.suara.com - Bagi warga yang tinggal di kabupaten Garut, terutama yang tinggal di dekat sungai Cimanuk harap waspada. Badan Meteoroli, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan akan adanya potensi banjir akibat luapan Sungai Cimanuk.

Dilansir Suarajabar.id, Sabu (16/7/2022) Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Barat Indra Gustari menjelaskan jika perlu adanya kesiagaan karena intensitas hujan diprediksi masih tinggi hingga sepekan kedepan di daerah Garut.

Khususnya Garut masih berpotensi terjadinya hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang pada sore hingga menjelang malam hari," kata Indra di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (16/7/2022).

Ada delapan kecamatan di Kabupaten Garut yang dilanda banjir akibat hujan sejak Jumat (15/7/2022) petang. Akibat ini pula banyak warga yang harus dievakuasi.

Indra juga menjelaskan sejak Jumat (15/6), enam pos BMKG di Kabupaten Garut mencatat hujan yang terjadi masuk ke dalam kategori lebat, sangat lebat, hingga ekstrem.

"Kita harapkan kewaspadaan masyarakat yang berada di daerah aliran sungai (DAS) nya di dataran lebih rendah, atau bantaran sungai di bagian tengah dan selatan Jawa Barat," ujar dia.

Cuaca ekstrim memang perlu diantisipasi oleh warga Jawa Bbarat. Itu karena topografi Jawa Barat didominasi oleh pegunungan. Sehingga masyarakat diminta waspada ketika hujan terjadi.

"Tetap waspada khususnya pada kejadian hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi selama beberapa hari berturut-turut," kata dia. (*)

Sumber: Suarajabar.id

Baca Juga: Tim Investigasi Pertaruhkan Nama untuk Kasus Polisi Tembak Polisi, Romo Benny: Tak Mungkin Bekerja Sembunyi-Sembunyi

Load More