Selebtek.suara.com - Orang terkaya di dunia versi Forbes, Elon Musk, curhat di Twitter terkait pemberitaan dirinya yang dituduh berselingkuh dengan istri Sergey Brin, Nicole Shanahan.
Elon Musk mengeluhkan sorotan media yang dia dapatkan setelah kabar dugaan perselingkuhannya terekspos.
"Jumlah perhatian pada saya telah menjadi supernova, yang sangat menyebalkan," cuit Musk pada Selasa (26/7/2022).
“Sayangnya, bahkan artikel sepele tentang saya menghasilkan banyak klik," lanjutnya.
Ia pun menambahkan akan melakukan hal yang terbaik, alih-alih memikirkan berita perselingkuhannya.
"Akan mencoba yang terbaik untuk fokus melakukan hal-hal yang berguna bagi peradaban," tambah Musk.
Keluhan Musk datang pada saat yang kacau bagi sang bilioner, yang berada di tengah pertempuran hukum senilai USD 44 miliar dengan Twitter setelah mundur dari kesepakatannya untuk membeli perusahaan.
Kehidupan pribadi Musk menjadi sorotan setelah Wall Street Journal melaporkan bahwa dia berselingkuh Desember lalu dengan Nicole Shanahan, disaat ia dan suaminya terpisah namun masih hidup bersama.
Brin mengajukan cerai pada Shanahan pada Januari, dengan alasan "perbedaan yang tidak dapat didamaikan."
Baca Juga: Plaza Senayan Kebakaran, Karyawan: Berisik-berisik Ternyata Banyak Asap, Api dari Lantai 1
Elon Musk telah membantah perselingkuhan itu. Namun dikabarkan co-founder google yang juga seorang investor awal di perusahaan mobil listrik Tesla itu, sangat marah sehingga ia memerintahkan penasihat keuangannya untuk melikuidasi kepemilikannya di perusahaan Musk.
CEO Tesla ini menegaskan tidak ada perselingkuhan bahkan membagikan foto kebersamaannya dengan Brin di sebuah pesta yang katanya diambil "hanya dua jam yang lalu."
Musk juga menolak laporan Wall Street Journal yang menyatakan bahwa dia berlutut untuk memohon pengampunan kepada Brin setelah dugaan asmara terlarang itu terungkap.
"Saya tidak akan berlutut dan memohon untuk siapa pun," ujarnya kepada New York Post.
Kehebohan media atas dugaan kekonyolan Musk mengikuti pengungkapan baru-baru ini bahwa ia memiliki anak kembar dengan Shivon Zilis, seorang eksekutif puncak di perusahaan chip otaknya Neuralink.(*)
Sumber: New York Post
Berita Terkait
-
Makam Dibongkar, Ibunda Brigadir J Menangis Histeris
-
Soroti Keseringan Fals, Netizen Ini Sebut Keisya Levronka Tak Profesional, Ini Penjelasannya
-
Nyesek! Susah Kerja Banting Tulang Buat Nikahin, Pria Ini Malah Berakhir Diselingkuhi dengan Pengangguran
-
Kisah Wanita Ketiga yang Merasa Bersalah Saat Melihat Anak Kekasihnya, Setelah 3 Tahun Bersama
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART
-
Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang
-
Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan
-
Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!
-
eformasi Polri Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, Masyarakat Sipil Harus Bergerak
-
Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka
-
Indonesia Sustainability 360 Forum 2026: Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Transformasi Ekonomi Hijau
-
Anggaran BGN Tembus Rp 240 Triliun di 2027: Operasional Cuma 3%, Buat MBG 97%
-
Hujan Buatan Diklaim Tekan Polusi Jakarta hingga 57 Persen
-
Hasto PDIP Kaget Isu Percepatan Muncul di Depan Jokowi: Itu Inkonstitusional