/
Senin, 01 Agustus 2022 | 15:53 WIB
Ketua Umum Partai Negeri Daulat Indonesia (Pandai) Farhat Abbas (ANTARA/Putu Indah Savitri)

Selebtek.suara.com - Ingin meramaikan kontestasi politik 2024, Partai Negeri Daulat Indonesia (Pandai) yang diketuai Farhat Abbas mendaftarkan diri Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai calon peserta Pemilu 2024.

Farhat Abbas datang ke Kantor KPU RI, bersama jajarannya pukul 13.00 WIB. Ia langsung masuk menyerahkan berkas pendaftaran dan menghadap Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari.

Setelah menjalani proses pendaftaran, Farhat Abbas mengaku kepada wartawan apa yang dilakukannya adalah bukti keseriusan Partai Pandai untuk ikut meramaikan Pemilu 2024. Ia menegaskan Partai Pandai siap melawan partai-partai besar.

"Kita hadir di sini bukan untuk main-main. Tapi serius menghadapi partai-partai yang katanya sudah lengkap," kata Farhat.

Pria yang berprofesi sebagai pengacara ini mengatakan partai-partai besar di Indonesia sudah sangat terstruktur. Sehingga ia menuding partai besar yang ada kini banyak dibiayai APBN.

"Menurut saya, itu memang mereka sudah terstruktur. Dan mereka dibayar oleh anggaran APBN. Oleh karena itu, jangan sampai terjadi gugat menggugat," tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengklaim sejumlah kepengurusan partainya di daerah sudah cukup lengkap. Hanya tinggal dilengkapi di beberapa hal.

"Apabila kita terpenuhi 75, 100 dan 50 persen berarti kita terdaftar dan akan mengikuti tahapan verifikasi faktual. Tapi kalau berkurang kita gak masuk dan menunggu 2024. Tapi saya yakin optimis pandai akan masuk dan ikut berpartisipasi 2024," katanya. (*)

Sumber: Suara.com

Baca Juga: Ketua Umum IDI: 752 Dokter Meninggal Akibat Covid-19 Dipicu Faktor Usia, Komorbid, dan Pajanan

Load More