/
Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:54 WIB
Ilustrasi mie instan (freepik)

Selebtek.suara.com - Harga mie instan dikabarkan akan naik tiga kali lipat. Meski demikian, hingga kini informasi tersebut belum terealisasi. Hal ini pun membuat banyak orang penasaran, sebenarnya kapan kenaikan tersebut dilakukan?

Dilansir dari Suara.com, sebenarnya harga mie instan sudah naik, meskipun tidak sampai tiga kali lipat. Sebagai contoh Indomie kuah rasa ayam bawang satu dus berisi 40 pcs mie instan sudah mencapai Rp96.000 atau jika dihitung ecer berarti Rp2.500 per pcs. Namun kini harganya melonjak menjadi Rp3.000 per pcs. 

Kenaikan juga terjadi pada Indomie goreng. Satu dusnya semula dibanderol Rp105.000 pada Juli 2022 naik menjadi Rp112.000 pada Agustus 2022.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menjelaskan kenaikan harga mie instan memang tak bisa terhindarkan. Hal itu lantaran harga gandum dan produk turunannya termasuk tepung terigu yang menjadi bahan baku utama mie instan mengalami kenaikan.

Saat ini harga gandum internasional melambung ke angka USD 12,77 per bushel. Di pasar domestik, harga tepung terigu berada di kisaran Rp13.000 per kg. Padahal sebelumnya harga produk tersebut berada di bawah Rp10.000. 

Sebelumnya kenaikan harga mie instan ini sudah dapat diprediksi. Secara tidak langsung invasi yang dilancarkan Rusia pada Ukraina mempengaruhi pasokan gandum ke seluruh dunia yang merupakan bahan baku utama dalam membuat mie instan.

Untuk diketahui, sekitar 40% kebutuhan gandum dunia didatangkan dari kedua negara tersebut. Dengan demikian, perang kedua negara menghambat hampir separuh pasokan kebutuhan gandum bagi warga seluruh dunia. Terlebih, beberapa negara eropa masih menolak pembelian komoditas dari Rusia sebagai hukuman atas kekejaman perang. 

Dengan kondisi ini produksi dan distribusi gandum jadi terganggu. Pasokan yang melambat membuat stok gandum makin sedikit di tengah kebutuhan yang tetap bahkan cenderung melonjak.

Dengan demikian, harga gandum di pasar internasional pun akan naik. Imbasnya adalah kenaikan harga bahan pangan berbasis gandum di seluruh dunia, termasuk mie instan di Indonesia. (*)

Baca Juga: Ngerih, Sarwendah Ngaku Kembali Rasakan Hal Mistis Dirumahnya

Sumber: Suara.com

Load More