Selebtek.suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyelesaikan pidato kenegaraannya dalam rangka HUT ke-77 Kemerdekaan RI dalam Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di gedung DPR, kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (16/8/2022).
Catatan tim Selebtek, sudah tujuh kali Presiden Jokowi menyampaikan pidato kenegaraannya. Pidato kenegaraannya yang pertama terjadi pada 14 Agustus 2015, dan sisanya disampaikan satu hari sebelum hari kemerdekaan.
Dalam pidato HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Jokowi mulanya berbicara mengenai tantangan global yang kian tak pasti.
Jokowi juga menyinggung soal pandemi Covid-19 yang belum usai, ditambah dengan perang Rusia-Ukraina kini justru menyebabkan ketidakpastian semakin berlanjut.
Pantauan Selebtek yang mengikuti pembacaan pidato kenegaraan, Jokowi sama sekali tidak menyebut soal infrastruktur dan ini menjadi yang kedua kalinya sejak ia memimpin.
Terakhir kali Jokowi tidak menyebutkan kata infrastruktur terjadi pada pidato kenegaraan pada 2020. Pada saat itu, pemerintah tengah melakukan relokasi anggaran untuk bantuan penanganan pandemi Covid-19.
Tiga Hal yang Tidak Disinggung Jokowi
Pidato kenegaraan Jokowi juga mendapat sorotan dari organisasi lingkungan global, Greenpeace Indonesia. ada tiga hal yang hilang dalam Pidato Kenegaraan HUT ke-77 Kemerdekaan RI yang dibacakan Jokowi.
"Ohh jadi krisis iklim, deforestasi, sama masyarakat adat ga dibahas nih? Cuma segini aja nih isi pidatonya pak @jokowi ?Tulis Greenpeace indonesia di akun Instagramnya@ greenpeaceid, pada Selasa (16/8/2022).
Greenpeace Indonesia beranggapan kalau saat ini krisis iklim sarusnya menjadi perhatian serius pemerintah dan hal itu seharusnya diucapkan dalam pidato kenegaraan
"Krisis iklim merupakan hal yang harusnya sangat diperhatikan oleh negara, isu krisis iklim telah dibahas di seluruh dunia bahkan dampak krisis iklim tersebut sudah kita rasakan,".seburt Greenpeace Indonesia di akun Instagramnya.
Organisasi lingkungan global itu juga menyayangkan Jokowi yang sama sekali tidak menyinggung permasalahan deforestasi saat membacakan pidato kenegaraan
"deforestasi juga hilang dalam Pidato Kenegaraan, Indonesia sebagai paru-paru dunia memiliki hutan yang sangat luas dan nyatanya angka deforestasi di papua pada tahun 2022 mencapai 1.150 Ha," ungkap Greenpeace Indonesia di Instagram.
Sorotan terakhir yang juga luput dari pidato Kenegaraan adalah soal minimnya perhatian pemerintah terhadap masyarakat adat.
"Di Indonesia, nyatanya masyarakat adat sangat jauh dari perhatian pemerintah. Korporasi mengambil 2,11 Juta Ha wilayah adat dengan izin pemerintah, Sementara itu pemerintah hanya mengakui hutan Adat hanya seluas 56 ribu Ha saja," jelas Greenpeace Indonesia .
Berita Terkait
-
Singgung Pidato Kenegaraan Jokowi, Amnesty International : Jauh dari Harapan, hanya Mengulang
-
Berangkat dari Kota Batu, Ratusan Pendaki Bersiap Gelar Upacara Bendera di Puncak Gunung Arjuno
-
Rangkaian Peristiwa Penting Jelang Kemerdekaan RI
-
Desak Tokoh Politik Haramkan Politik Identitas, Pengamat: Kalau Terjadi akan Sulit Diredam
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba