/
Jum'at, 02 September 2022 | 09:26 WIB
Jefri Nichol Siap Mati Jika Diteror Anak Buah Ferdy Sambo (Instagram/@jefrinichol)

Selebtek.suara.com - Jefri Nichol minta maaf terkait pernyataan soal anak Ferdy Sambo, tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Sebelumya ia menyebut anak Ferdy Sambo sering membuat keributan di klub malam.

Melalui akun Twitter pribadinya, Jefri Nicho meralat pernyataan yang sempat menggegerkan media sosial tersebut. Ia mengatakan orang yang teriak di klub malam bukanlah anak Ferdy Sambo.

"Maaf, ternyata orang random teriak-teriak sambo di depan club, bukan anaknya," cuit Jefri Nichol dikutip Selebtek dari akun Twitter @jefrinichol, Jumat (2/9/2022).

Meski demikian, ia menyinggung soal orang bersalah yang harus menjalani hukuman. Diduga sindiran ini ditujukan untuk Putri Candrawathi yang hingga kini belum ditahan karena alasan memiliki anak balita.

"But still, kalo terbukti bersalah ya harus jalanin hukuman," lanjutnya.

Bintang "Dear Nathan" ini juga membandingkan kondisi yang diterimanya dulu saat harus mendekam di sel penjara atas kasus narkoba dengan pejabat yang mendapat perlakuan khusus.

"I did my time so kenapa pejabat dikasih treatment yang berbeda dari warga sipil?," lanjutnya.

Ia juga menanyakan nasib para wanita lainnya yang tetap dipenjara meski harus bersama anak balita mereka.

"Terus gimana nasib balita-balita yang dipenjara sama ibunya?," ujar Jefri Nichol.

Baca Juga: Diduga Tampar Kru Perempuan, Andi Bachtiar Yusuf Didepak dari Asosiasi Sutradara Indonesia

"Gak adil aja ketika warga sipil yang punya balita terus balitanya tetep dipenjara sedangkan pejabat dikasih keringanan walaupun anaknya udah dewasa," imbuhnya.

Cuitan Jefri Nichol ini menuai beragam komentar dari netizen. Salah satunya mengkhawatirkan keselamatan aktor 23 tahun ini lantaran komentarnya yang terlanjur viral.

"Lu ga takut diteror orang bayaran Sambo ngetwit gini jef?," tanya salah satu netizen.

Menanggapi itu, Jefri Nichol mengaku siap mati, "Kalau gua mati, yaudah, poin-poin yang selama ini kebentuk dari publik makin kuat kan."(*)

Load More