Selebtek.suara.com - Kasus Ferdy Sambo, seorang Kadiv Propam yang menjadi tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J saat ini sedang hangat diperbincangkan masyarakat.
Diketahui, Ferdy Sambo mengarang cerita mengenai pembunuhan dengan mengatakan korban alias Brigadir J meninggal karena tidak sengaja tertembak oleh Bharada E.
Brigadir J dituduh melakukan pelecehan terhap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Namun ternyata
kasus ini berbeda dari kenyataan yang disampaikan Ferdy Sambo.
Namun, di balik viralnya kasus tersebut ternyata memberi inspirasi bagi pasangan suami istri bernama Maria dan Sutrisno.
Pasangan suami istri yang tengah berbahagia ini menamai anak ketiga mereka yang lahir pada 6 September 2022 lalu dengan nama Perdi Sambo. Hanya terdapat perbedaan pada huruf ‘P’ dan ‘Y’.
Banyak netizen yang tidak sepakat dengan nama yang diberikan oleh sepasang suami istri ini. Alasannya khawatir anaknya akan dibully oleh
teman-temannya nanti.
"Kasian bocilnya pas ntar sadar namanya diambil dari seorang kriminal," tulis akun @akina7ra
"Di bully sejak dini," kata akun @_hidayattanjung.
"Orang tuanya kebelet viral ga mikir kedepannya gmn," ucap akun @yudi_kun11.
Baca Juga: PENABUR International Choir Festival 2022, Lahirkan Talenta Muda Berbakat di Bidang Paduan Suara
"apa yg patut dicontoh dari dia bapak ibu?," tulis akun @intanmaharani.kp.
Dari postingan Instagram @faktanyagoogle, diketahui alasan kedua orangtua memberi nama anaknya Perdi Sambo karena mereka berharap nama jenderal bintang dua itu bisa menjadikan putra mereka menjadi orang yang sukses. (nnd)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Indonesia Penghasil Gas, Kenapa Masih Butuh Impor LPG? Ternyata Begini Penjabarannya
-
Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal
-
Hyundai Pinjamkan Mobil Listrik Gratis saat Mobil Dalam Perbaikan di Bengkel Resmi
-
Saksi Sebut Bayar Makan-Hotel Abdul Wahid di London Rp36 Juta, Belum Diganti
-
Jumlah Masyarakat Kelas Menengah RI Kian Merosot, Alarm Bagi Ekonomi?
-
Kunci Jawaban Soal SNBT: Literasi Bahasa Inggris 2
-
Yasonna Laoly Minta Warga Berani Lapor Pelecehan Seksual, Termasuk yang Verbal
-
Hari Pertama Haid dan Tuntutan Perempuan untuk Tetap Kuat
-
Syekh Ahmad Al Misry Dilaporkan Kasus Pelecehan, Beasiswa Mesir Diduga Jadi Kedok Dekati Santri
-
Inikah Calon Yamaha MX King Baru? Bodi Berotot dan Suspensi Kokoh