Selebtek.suara.com - Chuseok, juga dikenal sebagai Hangawi atau Thanksgiving Korea dirayakan pada hari ke-15 bulan ke-8 kalender lunar. Itu adalah festival tradisional yang merayakan panen makanan musim gugur.
Chuseok adalah salah satu festival budaya paling penting di negara Korea. Masyarakat mendapatkan libur selama tiga hari, yang biasanya digunakan untuk kembali ke kampung halaman mereka, menghabiskan waktu bersama anggota keluarga, dan menunjukkan penghargaan atas panen musim gugur.
Melalui K-Pop dan bentuk K-Media lainnya, sebagian besar konsumen Hallyu mengetahui bahwa selama Chuseok, orang biasanya mengenakan pakaian tradisional Korea hanbok dan menikmati masakan tradisional.
Melansir Koreaboo, berikut ini lima fakta menarik tentang festival Chuseok yang mungkin masih belum diketahui banyak orang.
1. Sejarah
Menurut legenda rakyat, festival ini berasal dari Gabae kuno. Raja ketiga kerajaan Silla memulai kontes menenun selama sebulan antara dua tim. Hari terakhir kompetisi adalah Gabae, di mana tim yang telah menenun lebih banyak kain akan disuguhi oleh tim lain ke pesta besar.
Di sisi lain, sebagian besar cendekiawan percaya bahwa Chuseok mungkin berasal dari perayaan perdukunan kuno pada bulan panen. Karena Korea kuno sebagian besar merupakan masyarakat yang bergantung pada pertanian, para sarjana percaya bahwa Chuseok mungkin telah berevolusi dari ritual pemujaan lama di mana panen baru dipersembahkan kepada dewa dan leluhur setempat.
2. Ritual
Banyak kebiasaan tradisional Chuseok yang lama masih dipatuhi oleh orang Korea. Dua dari praktik yang paling signifikan adalah Charye dan Beolcho. Charye mengacu pada upacara peringatan leluhur yang berlangsung pada pagi hari di hari Chuseok. Anggota keluarga berkumpul dan mempersembahkan beberapa persembahan makanan untuk menghormati leluhur mereka di alam baka.
Baca Juga: Daftar 4 Ulama Murtad, Ada yang Meninggal Sebagai Ateis
Beolcho adalah ritual leluhur lainnya di mana anggota keluarga mengunjungi makam leluhur mereka dan mencabut rumput liar yang mungkin tumbuh di sekitar mereka. Itu dianggap sebagai tanda pengabdian anak dan biasanya diamati tepat sebelum liburan Chuseok.
Orang-orang membersihkan kuburan leluhur selama Chuseok
3. Makanan
Meskipun ada beberapa makanan yang disiapkan keluarga pada kesempatan ini, beberapa pilihan hidangan gurih yang paling umum termasuk Jeon (pancake Korea), Japchae (mie kaca dengan tumis sayuran dan daging), dan Galbijjim (iga sapi rebus).
Hidangan manis termasuk Songpyeon (kue beras berbentuk setengah bulan yang diisi dengan biji wijen, kacang hijau, kacang hitam, madu, kenari, dll.) dan Hangwa (kategori manisan yang terbuat dari kue beras dengan madu, buah-buahan, dan akar) .
Salah satu elemen terpenting dari Chuseok adalah alkohol. Minuman keras tradisional yang diminum orang selama festival ini disebut Baekju, yang terbuat dari air beras segar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI