Selebtek.suara.com - Umumnya saat pergi makan ke rumah makan hingga restoran, kita akan bertemu dengan para pekerja yang merupakan manusia. Namun di Jepang, ada restoran unik yang mempekerjakan monyet dan digaji dengan pisang.
Restoran tersebut bernama Kayabukiya Tavern, berlokasi di kota Utsunomiya, distrik Tochigi, Jepang.
Melansir dari akun instagram @zaapedia, lebih dari tiga dekade atau sekitar 29 tahun restoran ini telah menggunakan jasa monyet sebagai pelayan bagi para pelangannya. Monyet pertama yang menjadi pelayan di restoran milik Kaoru Otsuka itu bernama Yat-chan, dan monyet lainnya bernama Fuku-chan.
Namun beberapa orang menganggap gagasan untuk menjadikan monyet sebagai pelayan itu sangat kejam. Akan tetapi Kaoru sebagai pemilik restoran bersikeras bahwa monyet itu sangat bahagia, dan ketika mereka selesai bekerja mereka dibayar dengan pisang.
"Mereka lebih dekat dari keluarga saya, saya bersama mereka sepanjang hari dan tidur dengan mereka, begitulah cara saya merawat mereka. Saya tidak bisa melepaskannya karena mereka terlalu lucu," kata Kaoru.
Dalam video yang diposting oleh pemilik akun, monyet di restoran itu mengenakan baju khusus saat bekerja. Ia beberapa kali terlihat mendekati meja pelanggan dengan membawa barang yang dibutuhkan oleh orang di sana.
Ia membawa minuman dan juga makanan yang ringan. Tidak hanya itu, monyet tersebut bahkan kerap melakukan beberapa pertunjukan untuk menghibur para pelanggan yang datang ke restoran mereka.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet
-
Kilang Plaju Cetak Operator Scaffolding Bersertifikat, Dorong Kesiapan Tenaga Kerja Lokal
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
Masih Hangat!Honor X80 Pro Max Resmi Debut 22 Juni:Usung Baterai 11.000 mAh dan Layar 10.000 Nits
-
Gaji UMR Beli Sepatu Running Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Versi Dokter Tirta
-
Kasus Rudapaksa di Gili Trawangan: Kejaksaan Tahan WN Korea Selatan
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya