Selebtek.suara.com – Hari ini, 10/10 diperingati sebagai hari Kesehatan Mental Ddunia. Salah satu artis Indonesia yang memiliki masalah mental juga turut merayakannya. Dialah marshanda.
Beberapa tahun lalu, Marshanda didiagnosa menderita bipolar disorder, karena itu video nya yang tampak seperti stress ramai diperbincangkan kala itu.
Kini, Marshanda perlahan mulai bangkit dan mencoba mengontrol dirinya. Bahkan di hari peringatan Kesehatan mental dunia ini, ia membuat video mengenai batik karyanya dan penyandang kesehatan mental lainnya.
Diketahui, batik ini diambil dari brainwave Marshanda, karena itulah kemungkinan besar orang-orang belum pernah melihat batik ciptaanya sebelumnya.
Dalam video bertajuk Seeing the Unseen ini, Marshanda mengajak kita semua untuk melihat isi pikirannya melalui batik dan menutup stigma bipolar sebagai salah satu pemikiran yang menakutkan.
“Sebagai pejuang bipolar disorder, aku selalu memilih untuk berani melawan stigma negatif di masyarakat yang beranggapan bipolar itu menakutkan. So, lewat video ini, aku mengajak semua orang untuk melihat isi pikiranku melalui motif batik yang tidak menakutkan dan justru indah,” tulis Marshanda dalam caption unggahan tiktoknya.
Marshanda didiagnosa mengidap bipolar pada tahun 2009. Penyakit mental ini merupakan sebuah gangguan mental yang berhubungan dengan perubahan suasana hati, mulai dari posisi terendah atau yang biasa disebut sebagai depresif, hingga tertekan ke posisi tertinggi atau yang biasa disebut mania.
Awalnya wanita yang akrab disapa Caca ini tidak menerima keadaan yang dialaminya, namun setelah berkonsultasi dengan psikiater, Marshanda akhirnya mulai menerima keadaan dirinya meskipun tidak mudah.(*)
Baca Juga: KKN di Desa Penari: Luwih Dowo, Luwih Medeni Tayang 29 Desember, Ada Tambahan 40 Menit Adegan Baru
Berita Terkait
-
Bisa Dimulai dengan Reduksi Konsumsi Kafein, Begini Cara untuk Kurangi Risiko Terkena Stres dan Depresi
-
20 Twibbon Hari Kesehatan Mental Sedunia, Pasang di WA, IG, dan Facebook
-
Antisipasi Peristiwa Mahasiswa Bunuh Diri Terulang, Fisipol UGM Perluas Sistem Kesehatan Mental di Kampus
-
Cantik Banget! Marshanda Luncurkan Motif Batik dari Gelombang Otak Bipolar Miliknya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan