Selebtek.suara.com - Sebelum mati kedinginan, seseorang akan mengalami sebuah fenomena bernama "undressing paradox" atau paradox melepas pakaian, dan bahkan menunjukkan "senyum bahagia".
Orang-orang akan berpikir bahwa orang yang kedinginan akan menutup badannya dengan pakaiannya rapat-rapat dan meringkuk agar bisa menghangatkan diri. Namun nyatanya, dalam ilmu forensik ada sebuah istilah yang disebut "paradoks membuka baju". Hal itu akan terjadi sesaat sebelum seseorang mati kedinginan, yang mana ia akan menanggalkan pakaiannya, sembari terlihat senyum diwajahnya.
Mengutip dari akun Quora @Rezzaro Roseno, sebuah studi yang dilakukan oleh ilmuwan forensik Jerman menganalisis 69 kasus hipotermia dan menemukan bahwa seperempat dari pasien secara sukarela melepas pakaian mereka sebelum meninggal.
Alasan fenomena ini, terkait pada pembuluh darah di ujung bagian tubuh atau kulit. Ketika orang merasa kedinginan, yang terpenting adalah memastikan otak, organ dalam dan organ utama lainnya tetap bekerja, sehingga pembuluh darah di ujung tubuh akan otomatis berkontraksi untuk memastikan aliran darah yang cukup ke organ utama.
Dalam keadaan stres yang berkepanjangan ini, otot-otot yang menyempitkan pembuluh darah akan mengalami kelelahan dan tidak dapat bekerja lagi, serta perlu melakukan "istirahat". Pada momen ini, pembuluh darah di permukaan tubuh akan terbuka semua, sehingga darah cepat mengalir ke ujung anggota badan.
Ketika kondisi dingin jangka panjang yang dirasakan oleh tubuh langsung dialiri oleh darah hangat, otak akan mengirimkan instruksi yang salah ke tubuh, sehingga orang tersebut akan merasakan hawa yang sangat panas, dan segera melepas semua pakaian.
Pada titik ini, orang-orang yang di ambang mati kedinginan tersebut akan berjuang untuk bangun dan menanggalkan pakaian mereka. Mereka berpikir dengan cara melepas pakaian, mereka akan merasakan kenyamanan. Namun, begitu pakaian dilepas, suhu tubuh justru turun lebih drastis dan tidak butuh waktu lama untuk mengakibatkan kematian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Pertamax Naik Ugal-ugalan, Pemkab Tangerang Siapkan Sembako Murah Besar-besaran
-
SPMB Riau Segera Ditutup, Panitia Imbau Siswa Lakukan Ini
-
Bawang Putih Jarang Tumbuh di Dataran Rendah, PTPN I Pilih Gunung Mas Puncak untuk Trial
-
Hadapi Irak, Pelatih Norwegia: Erling Haaland Senjata Mematikan
-
3 Serum Wardah untuk Flek Hitam, Ada Klaim Kurangi Dark Spot dalam Seminggu
-
Kota Bandung Ramai Demo Mahasiswa, Muhammad Farhan: Saya Yakin Suara Mereka Didengar
-
Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi