Selebtek.suara.com - Psikolog Lita Gading memberikan pesan penting pada Lesti Kejora usai memilih mencbaut laporan atas kasus KDRT pada Rizky Billar.
Baru-baru ini, saat menjadi bintang tamu di salah satu stasiun TV, Lita Gading menyinggung soal pilihan damai dilakukan Lesti Kejora dan Rizky Billar.
Mengutip dari akun instagram @lambe_ambyar, awalnya Lita Gading mengungkapkan perbedaan karakter antara Lesti Kejora dan Rizky Billar.
"Kalau melihat dari kacamata psikolog dari karakter tersebut ini perbedaan karakter yang sangat jomplang," kata Lita Gading, YouTube Trans7 Official, Jumat (14/10/2022).
Ia pun menjelaskan karakter kedua orang tua baby L tersebut.
"Lesti gak enakan sama orang, kalo Billar itu hal-hal yang ekspresi, dan segala sesuatu harus diluapkan dan emosian dan tempramen," jelas Lita Gading.
"Tempramen itu sesuatu perilaku yang diaplikasikan dalam bentuk kekerasan baik verbal maupun fisik," sambungnya.
Lita Gading kemudian mengungkapkan apa yang akan terjadi jika Lesti Kejora kembali pada Rizky Billar.
"Sekarang kan mungkin karena ada laporan polisi ini bagian dari efek jera semoga dia merubah mindset tersebut, aduh gue gak mau nih kejadian seperti ini lagi kalau dia sadar," terangnya.
Baca Juga: Muhammadiyah Makassar Akan Berangkatkan 1.000 Penggembira ke Muktamar Muhammadiyah di Solo
"Tapi bisa jadi lebih dari itu karena ini ada indikasi dipublish ada rasa malu, dendam dan sebagainya," kata Lita Gading.
Ia juga berharap, semoga dengan laporan yang sudah sempat dicabut dapat berubah pola pikirnya.
"Mungkin dengan laporan polisi kemarin akan menimbulkan efek jera, semoga dia mengubah pola pikirnya," ucap Lita Gading.
Berita Terkait
-
Lesty Minta Jangan Campuri Urusannya, Aktivis Perempuan Kalis Mardiasih Angkat Suara: Mitos Jika KDRT Urusan Pribadi
-
Rizky Billar Ngaku Masih Cinta Lesti Kejora Dan Ingin Jadi Pemimpin yang Baik
-
Rizky Billar Keluar dari Tahanan, Ini Janjinya kepada Istri Tercinta Lesti Kejora
-
Farhat Abbas Minta KPI Juga Boikot Lesti Kejora, Warganet Dukung tapi Beda Alasan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter