Selebtek.suara.com - Pernahkah Anda mendengar tentang hukum karma? Ada pendapat bahwa kehidupan masa lalu mempengaruhi masa kini dan masa depan. Kita semua tentu telah mendengar tentang Hukum Sebab Akibat yang mengatakan: "Apa yang kamu tabur, itulah yang akan kamu tuai!".
Fungsi hukum karma sangat kompleks dan sulit untuk dipahami. Karma sendiri adalah kata Sansekerta untuk "tindakan". Ini setara dengan hukum Newton "setiap aksi pasti ada reaksi".
Ketika kita berpikir, berbicara, atau bertindak, kita memulai kekuatan yang akan bereaksi demikian. Kekuatan kembali ini dapat diubah, dimodifikasi, atau ditangguhkan, tetapi kebanyakan orang tidak akan dapat menghapusnya.
Hukum sebab akibat ini bukan hukuman tetapi hanya untuk kebaikan pendidikan atau pembelajaran kita. Seseorang tidak dapat menghindari konsekuensi dari tindakannya, tetapi hanya akan menderita jika dia sendiri telah menciptakan kondisi yang matang untuk penderitaan mereka.
Oleh karena itu, kita harus terus menghasilkan tindakan positif tanpa mengkhawatirkan hasilnya. Karma baik adalah pintu menuju pencerahan, dimana setiap jiwa memiliki tujuan.
Kami mendorong Anda untuk mengikuti tes ini dan mencari tahu apa yang mencegah Anda mendapatkan apa yang Anda inginkan sehingga membuat Anda tidak bahagia. Pilih salah satu dari tiga jam tangan dan temukan apa yang diungkapkan pilihan Anda kepada Anda.
Jam No. 1: Sumpah
Anda memilih arloji ini, berarti di kehidupan lampau Anda cenderung membuat janji yang tidak Anda tepati. Karena itu, dalam hidup ini Anda sering mengalami kesulitan dengan uang atau kemampuan untuk membangun hubungan. Untuk memperbaiki karma, Anda harus belajar untuk menepati janji Anda.
Jam No. 2: Cinta
Jam tangan yang Anda pilih adalah simbol cinta. Anda memiliki perasaan yang sangat kuat terhadap seseorang di kehidupan sebelumnya. Dalam hidup ini Anda terus hidup dengan sebuah beban, takut untuk mempercayai seseorang. Anda bisa bahagia jika Anda bisa menerima kenyataan bahwa tidak ada manusia yang sempurna.
Jam No. 3: Kesehatan
Di kehidupan lampau Anda adalah seorang dokter, atau mungkin tabib atau dukun. Singkatnya, Anda membantu orang-orang yang membutuhkan Anda.
Dalam hidup ini Anda terus melakukannya, tetapi orang sering menggunakan kebaikan Anda untuk menantang Anda. Agar bahagia, Anda perlu menyingkirkan rasa bersalah dan belajar mengatakan "tidak" kepada orang lain.
"Hanya melalui pelaksanaan Karma baik yang terus-menerus melalui niat dan tindakan positif, kita akhirnya dapat mencapai pemenuhan diri dan kedamaian batin."*
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Harga Tiket Pesawat Meroket, Penumpang Bandara Sepinggan Turun Drastis
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
5 Moisturizer Mengandung Niacinamide, Mencerahkan Sekaligus Perkuat Skin Barrier
-
Samsung Galaxy A27 Muncul di Situs Resmi, Konfigurasi Memori Terungkap
-
5 Game Baru Bertarung di Medan Perang September 2026, Hindari GTA 6
-
Dana Cair, 77 Dapur MBG di Kepri Beroperasi Bertahap
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Tak Berizin, Dua Lokasi Pertambangan di Kampar Ditutup
-
Barang Diskon Belum Tentu Murah: Mengapa Kita Mudah Terkecoh Label Promo?