Selebtek.suara.com – Jovial da Lopez merupakan salah satu youtuber asal Indonesia yang bisa dikategorikan sebagai awal mula kemunculan Youtuber di Indonesia. Bersama adiknya, Andovi da Lopez, mereka membangun channel youtube bernama skinnyindonesian24.
Namun meskipun sukses dengan channel youtube mereka, kakak beradik ini memutuskan untuk meninggalkan dunia youtube yang telah membesarkan namanya.
Salah satu alasan mereka memilih undur diri yaitu karena mereka merasa youtube saat ini sangat berbeda dibanding youtube pada zaman mereka.
“Salah satu alasan utamanya tu kita merasa kurang cocok dengan ekosistem youtube sekarang.” Kata Jovi ketika diwawancarai oleh Desta.
Tahun 2021 menjadi tahun terakhir bagi duo da Lopez ini berkarir di skinnyindonesian24. Namun saat ini baik Jovi maupun Andovi masih kerap tampil di youtube. Saat ini, mereka bekerja di akun youtube narasi bersama Najwa Shihab.
Dalam wawancara bersama Vincent, Desta, Hesty dan Enzy itu, Jovi mengaku cukup senang menjalani profesi barunya. Selain menyalurkan kreativitasnya, Jovi mengaku juga bisa menyalurkan pemikiran nasionalismenya.
Jovi mengaku jika darah nasionalismenya itu kemungkinan berasal dari ibunya yang merupakan seorang diplomat. Ketika kecil ia sering diajak sang ibu bertugas ke luar negeri. Disana ia mengaku jika Indonesia selalu dikucilkan oleh negara lain.
“Mungkin dari situ tuh mulai tumbuh rasa-rasa kayaknya gua harus ngebelain negara ini dan ngangkatin segala hal indah di dalamnya,” kata Jovi.
Kecintaannya terhadap Indonesia juga ditunjukkan oleh Jovi dengan membangun sekolah di Flores yang merupakan kampung halaman ayahnya.
Baca Juga: Skuad Timnas U-20 Akui Enjoy Nikmati TC di Turki
Selain itu, Jovi juga bermimpi untuk lebih aktif dalam pemerintahan Indonesia. Pernyataannya inipun menarik perhatian Enzy yang menjadi host di acara tersebut. Enzy menanyakan perihal kemungkinan dirinya terjun ke dalam dunia politik.
“Sangat mungkin,” tegas Jovi.
Jika kelak memang terjun ke dalam dunia politik, Jovi mengaku ingin lebih fokus ke bidang pendidikan dan entertainment. Jovi juga menambahkan bahwa salah satu alasannya bergabung ke dalam Narasi yaitu untuk belajar dari Najwa Shihab mengenai berbagai hal di bidang politik.
Di akhir wawancaranya, Jovi ditanya mengenai minatnya menjadi presiden oleh para host.
“Kepikiran, cuma gua kan non Islam jadi susah gitu di negara ini,” jawab Jovi.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung