Selebtek.suara.com - Korban tewas dalam tragedi berdarah di Itaewon, Seoul, Korea Selatan bertambah menjadi 149 orang. Setidaknya 150 orang terluka, menurut laporan departemen pemadam kebakaran Yongsan di Seoul.
Lebih dari seratus korban dirawat di rumah sakit di seluruh kota dan 45 dari mereka telah dikirim ke Gimnasium Dalam Ruangan Wonhyoro di Distrik Yonsang.
Selanjutnya, 19 orang dilaporkan mengalami luka berat dengan 57 orang mengalami luka ringan. Sebagian besar korban dilaporkan berusia dua puluhan.
Korban meninggal akibat terinjak-injak dan saling dorong saat sekitar 100.000 orang berkumpul untuk merayakan pesta Halloween pada Sabtu (29/10/2022) waktu setempat. Karena dugaan lonjakan massa, lebih dari seratus orang dilaporkan menderita serangan jantung. '
Dalam beberapa rekaman amatir yang beredar di media sosial terlihat korban menerima bantuan CPR.
Para pejabat saat ini mendesak identifikasi cepat para korban untuk memberi tahu keluarga mereka.
Melansir Allkpop, beberapa saksi mata melaporkan bahwa insiden itu disebabkan oleh lonjakan massa di area gang yang curam. Yang lain juga mengklaim bahwa diduga ada seorang selebriti di daerah itu, yang selanjutnya memicu lonjakan.
Sementara itu, Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol telah mengadakan pertemuan darurat sehubungan dengan insiden tragis ini.(*)
Baca Juga: Cuaca Hari Ini, Meskipun Tidak Hujan Tapi Angin Kencang Berpotensi Terjang Jatim
Berita Terkait
-
Kesaksian Korban Tragedi Itaewon 'Jeritan Minta Tolong dan Berjatuhan', Perayaan Halloween Berujung Maut
-
146 Orang Tewas dan Ratusan Luka Terinjak-injak Kerumunan Massa Saat Perayaan Halloween di Itaewon, Seoul Korea Selatan
-
Rayakan Pesta Halloween, 146 Orang Tewas dan Ratusan Terluka di Itaewon, Seoul Korea Selatan
-
Perayaan Halloween Bawa Bencana, Itaewon Korea Selatan Jadi Trending Topic Twitter
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim