Selebtek.suara.com - Lebih dari 100 orang mengalami serangan jantung dan ratusan orang terluka parah karena terinjak-injak di Itaewon, Seoul Subway Line 6 Korea Selatan dimana terdapat ribuan orang berkumpul untuk merayakan Halloween.
Pada malam 29 Oktober waktunya Seoul, lebih dari 100.000 orang berkumpul di sekitar Itaewon untuk merayakan akhir pekan Halloween. Diduga karena lonjakan massa, lebih dari seratus orang dilaporkan menderita serangan jantung. Rekaman individu terluka yang sedang menerima CPR beredar luas di media sosial.
Menurut petugas pemadam kebakaran darurat, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 22:15 KST, tepat sebelum polisi menerima laporan bahwa sekitar 20 orang pingsan karena lonjakan massa.
Berdasarkan liputan Edaily pada tanggal 29 Oktober, polisi memperkirakan lebih dari 100.000 orang berkumpul di sekitar Itaewon, Yongsan-gu, Seoul hari itu.
Pemadam kebakaran dan polisi menanggapi laporan bahwa sekitar 20 orang pingsan saat mereka terjebak oleh kerumunan sekitar pukul 22:40 KST. Pemadam kebakaran yang dikirim ke tempat kejadian melakukan resusitasi jantung paru pada korban yang jatuh dan mengambil tindakan pertolongan pertama, saat membawa mereka ke rumah sakit.
Sebelumnya, jalan di belakang Hotel Hamilton di Stasiun Itaewon dipenuhi orang sejak sekitar pukul 17.00 sore. Dari jalanan di utara Stasiun Itaewon hingga jalan restoran di selatan, sebagian besar restoran, bar, dan kafe penuh. Jalan-jalan Itaewon dipenuhi orang sampai-sampai mereka tidak bisa berjalan dengan baik saat orang-orang dan penonton yang berpakaian Halloween berkumpul.
Papan nama toko-toko di lantai pertama bergetar karena kerumunan yang tak tertahankan, dan orang-orang berteriak dapat terdengar di mana-mana. Seorang wanita berusia 20-an yang sedang berada di sebuah teras bar berkata, "Ada begitu banyak orang di jalan bahkan meja sampai terdorong.."
Seorang petugas pemadam kebakaran mengatakan, "Kami menerima laporan bahwa ada banyak orang tergeletak di jalan dan diberangkatkan ke rumah sakit."
Sementara itu update dari BBC pada Minggu (30/10) pihak berwenang sekarang menyebut setidaknya 146 orang dilaporkan tewas dan 150 orang lainnya terluka dalam insiden tersebut.
Baca Juga: Raja Charles Diduga Menyebabkan 'Banyak Luka' pada Pangeran Harry dan Meghan Markle
Jumlah korban tewas meningkat dengan cepat. Data korban tewas pertama kali disampaikan sebanyak 59 orang dan 150 terluka. Dalam satu jam mengalami lonjakan menjadi 120 orang tewas dan 100 orang terluka. Saat ini jumlahnya menjadi 146 orang tewas dan 150 terluka.
Mengidentifikasi jenazah diperkirakan akan memakan waktu, menurut petugas pemadam kebakaran. Sebagian besar yang tewas berusia 20-an. Petugas pemadam kebakaran memperkirakan jumlah korban akan terus meningkat sepanjang hari.
Sumber:
n.news.naver.com
m.koreanherald.com
bbc.com
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
Terkini
-
Skandal KUR Fiktif Jember: Negara Tekor Rp41 Miliar, Eks Pimpinan Bank Jadi Tersangka
-
Saldo E-Wallet Kini Bisa Sekalian Nabung, 2,3 Juta Orang Pakai OVO Nabung by Superbank
-
3 Tablet dengan Stylus Pen dan Keyboard Termurah untuk Produktivitas Tinggi
-
Bank Danamon Proyeksikan Simpanan Valas Naik hingga 60 Persen, Ini Pendorong Utamanya
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
Menjinakkan Bom Waktu di TPA Bakung: Benteng Air dan Larangan Rokok demi Halau Api
-
Mencinta Hingga Terluka: Mengelola Luka, Membebaskan Diri
-
Sulit Dievakuasi, Bom Pesawat Raksasa di Blitar Masih Terkubur di Dasar Sungai Lahar
-
Apple Siapkan iPhone Air 2: 4 Kelebihan dari Pendahulunya, Benarkah Jadi Jawaban Kritik Pengguna?
-
Amerika Serikat Gugur, Christian Pulisic Soroti Klinisnya Lini Depan Belgia