/
Minggu, 30 Oktober 2022 | 13:30 WIB
Raja Charles dan Permaisuri Camilla (Instagram/@theroyalfamily)

Selebtek.suara.com - Pangeran Harry dan Meghan Markle, yang saat ini masih menggunakan gelar kerajaan, mendapat kecaman dan tampaknya siap menghadapi "kemarahan" raja baru Inggris.

Duke of Sussex itu diduga ingin merusak penobatan ayahnya sebagai Raja karena Harry telah mengumumkan bahwa memoarnya yang sangat dinanti yaitu 'Spare' akan dirilis awal tahun depan.

Raja baru tidak akan membiarkan Meghan dan Harry merusak monarki dan akan dengan tegas "menanggapi" pasangan yang tinggal di California itu.

Sebuah sumber mengklaim bahwa Charles sedang mempertimbangkan untuk melucuti gelar kerajaan Harry dan Meghan. Namun, sumber juga mengungkapkan bahwa Duke & Dutches of Sussex juga telah memutuskan untuk mengucapkan selamat tinggal kepada kerajaan. 

Tokoh media yang selalu blak-blakan mengomentari Harry dan Meghan, Piers Morgan juga mengecam Duke of Sussex  setelah pengumuman bahwa memoar barunya 'Spare' akan segera terbit. 

Piers bahkan mendesak Harry dan Meghan untuk dicopot gelarnya. Ciutan Piers Morgan baru-baru ini: "Prince Privacy akan melemparkan "semburan terbarunya dari kotoran" untuk menghasilkan uang dari Keluarga Kerajaan, berbarengan waktunya untuk merusak penobatan ayahnya sebagai Raja. Charles harus "menelanjangi" anak nakal yang pemarah, egois, serakah, dan munafik. Yang tersisa hanyalah semua gelar/status kerajaan yang harus dicabut secepatnya."

Orang tua dari Lilibet dan Archie itu juga telah mengunggah foto-foto kegiatan amal mereka di Inggris dan Jerman ke situs web Archewell mereka, disertai dengan kutipan yang mengungkapkan: "Kita masing-masing dapat mengubah komunitas kita. Kita semua dapat mengubah dunia."

Berbagi pendapatnya tentang kepindahan pasangan itu, pakar kerajaan Angela Levin mengklaim bahwa Harry dan Meghan telah mencoba menjelaskan bahwa mereka dapat "melakukannya tanpa Keluarga Kerajaan".*


Sumber: www.thenews.com.pk

Baca Juga: Korea Selatan Umumkan Masa Berkabung Nasional, 151 Orang Dilaporkan Tewas di Tragedi Pesta Halloween Itaewon

Load More