Selebtek.suara.com - Cristiano Ronaldo secara mengejutkan menyerahkan ban kapten untuk Manchester United selama kekalahan mereka dari Aston Villa, tetapi tampaknya bos Setan Merah Erik ten Hag tidak berniat memberinya tanggung jawab itu sejak awal.
Erik ten Hag telah menyatakan bahwa Cristiano Ronaldo hanya berada di urutan keempat dalam urutan kekuasaan kapten Manchester United setelah sore yang benar-benar menyedihkan melawan Aston Villa pada Minggu sore (6/11).
Pemain asal Portugal itu dipilih untuk memulai pertandingan dan secara mengejutkan diberikan ban kapten - ini adalah kali kedua dia diberikan tanggung jawab itu di Liga Premier dalam karirnya. Namun itu tidak memiliki efek yang diinginkan sebagaimana Setan Merah terpuruk dengan kekalahan 3-1.
Ronaldo berjuang untuk memberikan dampak pada permainan, sementara ia berpotensi mendapat kartu merah setelah bertabrakan dengan bek Villa Tyrone Mings selama babak kedua. Insiden itu membuat keduanya mendapat kartu kuning dengan VAR, dan memutuskan bahwa tidak perlu ada hukuman lagi.
Sementara Ronaldo gagal memenuhi tuntutan kapten, Ten Hag mengakui bahwa pemain veteran itu hanya dipilih mengingat tidak adanya rekan setim lainnya yang lebih cocok sebagai kapten.
Berbicara setelah peluit akhir di Villa Park, pelatih asal Belanda itu mengatakan: "Kapten klub kami Harry Maguire ada di bangku cadangan. Kemudian tentang David de Gea yang merupakan pemimpin tetapi kiper dan jauh dari lapangan. Kemudian Casemiro adalah pemimpinnya tetapi dia tidak berbicara bahasa Inggris dengan sempurna, jadi Cristiano adalah pemimpinnya."
Masih harus dilihat apakah Ronaldo kembali mengenakan ban kapten musim ini setelah penampilannya yang menyedihkan - atau memang harus mempertahankan tempatnya di starting line-up. Manchester United memiliki dua pertandingan lagi untuk dilalui sebelum jeda yang diberlakukan untuk Piala Dunia.
Mereka memiliki pertandingan ulang dengan Aston Villa minggu depan di putaran ketiga Piala Carabao, sebelum menghadapi Fulham di pertandingan liga terakhir.
Dampak bencana kekalahan dari Aston Villa nampaknya akan berlanjut untuk sementara waktu. Setelah melihat sembilan pertandingan tak terkalahkan timnya berakhir, ten Hag lebih lanjut mengakui bahwa United pantas berada di pihak yang kalah melawan Villa.
Berbicara dengan BBC Sport, dia berkata: "Kami kalah di awal babak pertama dan babak kedua, itu tidak dapat diterima. Mereka terlihat lebih segar, lebih siap. Hasilnya jelas, tidak pernah bohong. Dalam sepak bola, Anda selalu mendapatkan penghasilan Anda sendiri. Hari ini kami tidak cukup baik.
“Setelah sekian lama hal ini terjadi, saya katakan itu terserah pada kalian. Kami tidak menguasai bola, kami tidak mendapatkan organisasi yang tepat, tidak mengikuti aturan dan kalah dalam pertempuran. Pemain kami sebenarnya memiliki pengalaman."
“Anda harus membaca permainan, mendapatkan organisasi yang tepat dan tidak kebobolan dua gol. Itu sama sekali tidak perlu. Kami harus lebih tajam. Anda harus kompak dan menguasai bola. Setiap orang harus memenangkan pertempuran mereka sendiri, kami tidak melakukannya. Dan itu mengecewakan."
Sumber: www.mirror.co.uk
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan