Selebtek.suara.com - Uya Kuya dan istrinya, Astrid mendatangi Polda Metro Jaya untuk menyerahkan barang bukti dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan melalui media elektronik yang menyeret Median Zein.
Ditemui awak media usai menemui penyidik, Uya Kuya menjelaskan bahwa ia telah menyerahkan barang bukti terakhir untuk membantu pihak kepolisian menyelidiki kasus Medina Zein.
"Hari ini gue nyerahin bukti terakhir, bukti tambahan. Bukti yang memperkuat mereka untuk tahap penyelidikan," kata Uya Kuya, dikutip dari Youtube Uya Kuya TV, Rabu (23/11/2022).
Namun Uya Kuya enggan memberitahu terkait bukti penting tersebut.
"Adalah, cuman kita gak bisa kasi tahu disini. Bukti ini sangat penting sekali," jelasnya.
Menurut Uya Kuya, bukti yag ia serahkan bisa menjadi petunjuk penting bahwa kasus yang menjerat Median Zein bukan hanya penipuan tapi bisa ke hal lain.
"Kunci, penting banget, barang bukti yang saya berikan itu sesuatu yang sangat penting dan bisa jadi satu arah baru. Bukan hanya penipuan tapi bisa menjerat ke hal yang lain," kata Uya Kuya.
Di kesempatan yang sama, Uya Kuya juga mengatakan suami Medina Zein, Lukman Azhari, sempat menghubungi dirinya untuk bertemu dan meminta maaf.
Namun karena kesibukannya, Uya Kuya tidak bisa menemui suami Median Zein dan meminta pertemuan diwakilkan oleh kuasa hukum masing-masing.
Baca Juga: Buntut Ucapan 'Miras Minuman Rasulullah', Budi Dalton hingga Sule Disarankan Sujud Minta Maaf
Ayah dua anak ini tetap bersikeras untuk melanjutkan kasusnya melalui jalur hukum. Ia yakin proses kasusnya akan segera membuahkan hasil.
"Gak lama lagi ada hasil," ujar Uya.
Uya Kuya pun sudah menutup pintu damai, meski Medina Zein mengembalikan uang yang berhasil diraupnya dari presenter tersebut. Ia tidak terima karena sempat dimaki-maki dan diancam oleh Medina.
Ia mengaku bukan hanya rugi secara materi, tapi juga secara waktu dan tenaga.
"Pada saat dulu saya tawarkan dia untuk ngembalian, gak usah dilebihin, tapi pada saat itu terjadinya adalah saya diomelin, dimaki-maki, diancam, dilaporin, akhirnya ini jadi hal yang beda lah," tegas Uya Kuya.
"Kita yang korban tapi kita yang diperlakukan seperti itu," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Perseteruan Makin Sengit, Denise Chariesta Bilang Uya Kuya Sepi Job Hingga Mulai Kembali Sulap
-
Ikut Tertawa saat Budi Dalton Ucapkan 'Miras Minuman Rasulullah', Sule dan Mang Saswi Dipolisikan
-
Selain Uya Kuya, Denise Chariesta Juga Utang dengan Lelaki Ini, tapi Ogah Bayar
-
Usai Kerap Disentil Oleh Denise Chariesta Akhirnya Uya Kuya Buka Suara: Jangan Adu Domba Gue sama Temen-temen Gue Juga
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
Terkini
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
5 Cara Jaga Silaturahmi Setelah Lebaran via WhatsApp: Tips Praktis Biar Tetap Dekat Meski Jauh
-
Nasib Dean James Ditentukan Hari Ini? Seluruh Klub Eredivisie Gelar Rapat Darurat
-
Transaksi Penjualan Sapi dan Kerbau di Kabupaten Agam Mencapai Rp7,48 Miliar Jelang Lebaran 2026
-
Bawa Genre Beragam, Irene Pamer Vokal di Highlight Medley Album Biggest Fan
-
Moisturizer Emina untuk Umur Berapa? Ini Tips Pemakaian di Setiap Usia
-
Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April
-
Bawa Misi Penting, Ini Alasan Persib Bandung ke Jakarta di Tengah Libur Super League
-
Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati di Indonesia Februari 2026
-
Jejak Langkah di Kota Tanpa Bayangan