Selebtek.suara.com - Maroko menjadi negara yang membuat banyak penggemar sepak bola terkejut. Karena untuk pertama kalinya, timnas berjuluk Singa Atlas ini masuk sampai ke semifinal piala dunia.
Maroko bahkan menakhlukan negara-negara yang sangat ditakuti di dunia sepak bola seperti Spanyol dan Portugal. Kemenangan ini membuat mimpi Cristiano Ronaldo untuk memberikan hadiah terakhir ke negaranya di piala dunia kandas.
Pertanyaannya, bisakah Maroko memenangkan semifinal piala dunia?
Kemenangan Maroko untuk maju sejauh ini bukanlah kebetulan. Mereka memiliki rekor empat clean sheet mereka dalam lima pertandingan. Maroko juga memiliki ahli taktik luar biasa Walid Reragui yang dikenal sebagai Pep Guardiola Maroko.
Selain itu Maroko juga memiliki pemain-pemain yang luar biasa. Striker Sevilla Youssef En-Nesyri mampu memberikan gol kemenangan saat melawan Kanada dan Portugal.
Belum lagi Hakim Ziyech yang merebut kembali performa gemilang sehingga menyebabkan Chelsea harus membelinya dari Ajax. Kiper Yassine Bounou juga membuktikan kemampuannya untuk menggagalkan penalti dalam kemenangan atas Spanyol.
Selain dari sisi permain yang sangat berbakat, Maroko yang mermain bak di kandang sendiri juga membuat mereka semakin bersemangat.
Maroko yang telah menjadi bagian dari dunia Arab tentunya mendapat dukungan yang luar biasa di ajang yang diselenggarakan di Qatar. Sehingga pendukung Maroko saat bertanding bukan hanya warganya saja melainkan juga ribuan orang dari negara-negara Arab lainnya.
Berdasarkan dari statistik di Piala Dunia 2022, Maroko belum pernah sekalipun mendapat kekalahan. Mereka mampu mengakahkan Spanyol dalam adu pinalti 3-0 dan menumbangkan Portugal 1-0 di babak 16 besar.
Baca Juga: Dinas Kesehatan Bogor: 1.428 Orang Terserang DBD, 8 Anak Meninggal Dunia
Meski demikian, di babak semifinal ini, lawan maroko juga cukup tangguh yakni Prancis. Di lima pertandingan terakhir, Prancis sudah menang 4 kali dan kalah sekali. Terakhir Prancis mengalahkan Inggris 2-1.
Dari segi statistik pemain, ada 2 pemain Prancis yang masuk 10 besar pemain dengan gol terbanyak yakni Kylian Mbappé dengan 5 gol dan Olivier Giroud dengan 4 gol. Sementara tak ada pemain Maroko yang masuk urutan tersebut.
Sehingga peluang kemenangan di semifinal untuk Maroko 1:1. Pertandingan sepak bola memang tidak bisa diperdiksi. Layaknya Maroko yang tak terduga mampu menembus semifinal. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan