Selebtek.suara.com – Setelah 65 tahun meninggal, kasus The Boy in the Box akhirnya menemukan titik terang. Dinamakan The Boy in the Box karena pada saat itu polisi dikejutkan dengan penemuan sesosok jenazah bocah laki-laki di dalam sebuah kotak.
Kasus ini terjadi pada 25 Februari 1965 lalu di kota Philadelphia. Saat itu, seorang pria bernama Frederick Benosis melaporkan kepada polisi bahwa ia menemukan sebuah box yang berisi jasad seorang anak.
Box itu ditemukannya ketika ia sedang berjalan di hutan Susquehanna Road, Philadelphia. Saat mendapat laporan itu, polisi segera memeriksa tempat kejadian.
Setelah melakukan pemeriksaan, polisi menyatakan bahwa pada tubuh terdapat 7 bekas memar dan luka-luka diantaranya berada di bagian leher, kepala, dada, pangkal paha, selangkangan dan pergelangan kaki kiri.
Untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya the boy in the box, polisi mencari tahu identitas sang anak dengan menyebarkan sketsa wajahnya di 400 ribu titik.
Namun beberapa waktu setelah sketsa disebar, polisi masih tidak menemukan titik terang mengenai orang tua si anak.
Tak hanya sampai disitu, agar bocah the boy in the box lebih dikenal, polisi mendandaninya dan seolah masih hidup dan menyebarkan foto sang bocah. Namun usaha tersebut masih nihil. Tidak ada seorangpun yang mengaku mengenal bocah the boy in the box.
Seiring berjalannya waktu, kasus ini pun mulai ditinggalkan. The boy in the box lalu dikuburkan secara layak. Karena identitas sang anak masih belum diketahui, maka batu nisannya diberi nama ‘Unkown Boy’.
Setelah lama ditutup, kasus The Boy in the Box kembali dibuka pada tahun 2019. Polisi pun kembali melakukan beberapa penelitian. Akhirnya pada 8 Desember 2022 lalu, polisi mengumumkan identitas bocah The Boy in The Box.
Baca Juga: Diungkap Bharada E, Putri Candrawathi Pakai Sarung Tangan Bersihkan Sidik Jari Sambo di Barang Yosua
Bocah ini diketahui bernama Joseph Augustus Zarelli yang diperkirakan lahir pada tahun 1953 hingga 1957. Dari penelitian diketahui pula bahwa kedua orangtua Joseph sudah meninggal dunia.
Polisi juga menyatakan bahwa Joseph masih mempunyai saudara kandung yang masih hidup. Namun polisi belum membeberkan identitas saudara kandung dari Joseph karena masih dalam tahap penyelidikan.
Keberhasilan polisi dalam mengungkap identitas the boy in the box tak terlepas dari pengaruh perkembangan teknologi DNA.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL