Selebtek.suara.com – Sabtu, 10 Desember lalu, kancah pesepak bolaan dunia kembali menuai sorotan karena kemenangan Maroko atas Portugal dengan skor 1-0. Kemenangan ini tentunya menjadi sejarah baru karena merupakan moment pertama kali negara yang berada di benua Afrika masuk ke babak perempat final.
Dengan masuknya Maroko ke babak perempat final ini, tentunya akan membangkitkan semangat sepak bola benua Afrika.
Pada awalnya, pelatih Timnas Maroko mengatakan bahwa kebanyakan orang mengira bahwa tim yang dilatihnya itu akan tersingkir di babak pertama. Namun sekarang keunggulan Maroko telah diketahui seluruh dunia.
Sebagai negara yang sepak bolanya tidak terlalu disorot sebelumnya, banyak pertanyaan dari orang awam mengenai alasan kemenangan Maroko itu.
Ada yang mengatakan kemenangan Maroko didapatkan karena kebetulan, ada pula yang mengatakan kemenangan Tim Singa Atlas ini karena main bertahan.
Namun, ternyata ada faktor lain yang menyebabkan keunggulan tim Maroko ini. Salah satu nya yaitu tak lain karena beberapa pemain Tim Nasional Sepak Bola Maroko merupakan orang-orang yang biasa bermain di Liga Eropa.
Beberapa diantaranya seperti Achraf Hakimi, Hakim Ziyech dan Yasir Bono, sang kiper Maroko yang memukau dengan permainannya yang luar biasa.
Selain itu, Sepak Bola Maroko memang sudah dibangun dari 1 dekade lalu yang diawali dari berdirinya Akademi Muhammed 6. Tak tanggung-tanggung, pembangunan Akademi ini digadang-gadang menghabiskan dana lebih dari 200 Miliar.
Walaupun jarang disorot, ternyata beberapa klub sepak bola Maroko sempat beberapa kali memenangkan pertandingan dalam kompetisi di Benua Afrika.
Baca Juga: Sohwa Halilintar Dituding Susah Dapat Jodoh, Netizen: Galak ke Fuji Sih
Dengan beberapa fakta ini, sepertinya memang menjadi hal wajar jika Maroko masuk ke babak perempat final Piala Dunia 2022.
Pada pertandingan perempat final nanti, Maroko dijadwalkan akan menghadapi Prancis pada 15 Desember mendatang di stadion Al Bayt.(*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim