Selebtek.suara.com – Kasus penculikan anak masih sering terjadi di Indonesia. Kebanyakan anak-anak yang diculik akan dipekerjakan secara ilegal. Ada pula beberapa kasus penculikan anak untuk diambil organ tubuhnya.
Selain itu, penculikan anak dalam kasus kelainan seksual juga pernah terjadi. Beberapa orang dewasa menculik anak-anak untuk memuaskan nafsu birahi mereka.
Salah satu orang yang melakukan hal tersebut bernama Jack Reynolds. Jack dikenal sebagai penofil kelas kakap yang telah melakukan pelecehan terhadap sekitar 300 orang anak.
Anak-anak yang menjadi korban Jack biasanya berusia kurang dari 14 tahun.
Dalam satu kesempatan interview bersama WRTV beberapa tahun lalu, Jack Reynolds membeberkan ciri-ciri anak yang akan menjadi korbannya.
Interview ini dilakukan setelah Jack keluar dari penjara. Diketahui bahwa Jack telah mendekam di penjara selama 12 tahun karena terbukti melakukan kekerasan terhadap sejumlah anak.
Dalam wawancara itu, Jack mengaku memang memiliki ciri-ciri tertentu dalam memilih korbannya. Namun faktor yang cukup penting dari korbannya yaitu keluarga.
Jack terlebih dahulu akan memeriksa latar belakang calon korbannya. Jika terdapat sesuatu yang mungkin bisa mengancamnya, Jack tidak akan mendekati korbannya itu.
Faktor ancaman tersebut bisa berasal dari sang ayah si calon korban.
Baca Juga: Membaca Kondisi Kepemimpinan Perempuan di Indonesia Melalui Susi Pudjiastuti
Ia juga tidak akan mendekati anak-anak yang berpotensi menceritakan kejahatan yang akan dilakukannya kepada teman atau orang tua mereka.
Jack menambahkan bahwa calon korban yang akan dia dekati yaitu seorang anak yang memiliki teman dengan ancaman minim. Jack akan meyakinkan kepada korbannya bahwa apa yang dilakukannya adalah sesuatu yang mengasyikkan.
Jika si korban sudah yakin dengan perkataan Jack, ia akan meminta korbannya untuk membawa teman-temannya yang lain sebagai korban Jack selanjutnya.
Menurut sumber, Jack bersedia melakukan interview ini untuk memberikan edukasi kepada para orang tua agar anak mereka tidak menjadi korban kekerasan.
Diketahui pula bahwa Jack menjalankan aksinya ini pada tahun 1980-an.(*)
Berita Terkait
-
Nangis Diincar Predator Seks saat Berangkat Sekolah, Siswi SD di Cakung Ngibrit Pura-pura Beli Nasi Uduk
-
Pengakuan Predator Anak SD di Kota Bekasi: Nggak Sengaja, Pria Diduga ODGJ Salat Ditengah Jalan Sukabumi
-
Bejat! Pengakuan Predator Anak SD di Kota Bekasi: Nggak Sengaja, Tangan Saya Bergerak Sendiri
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan