/
Rabu, 28 Desember 2022 | 14:30 WIB
Tak hanya tidur, ada berbagai jenis istirahat yang bisa diterapkan saat lelah (Pinterest)

Selebtek.suara.com – Tidur biasanya menjadi cara ampuh seseorang untuk menghilangkan penat. Banyak yang menganggap bahwa tidur dapat menyelesaikan masalah.

Ternyata, pernyataan itu tak selamanya benar. Jika model istirahat hanya dengan tidur, lantas bagaimana dengan orang yang mengalami kesulitan tidur? Tentu akan sulit beristirahat.

Istirahat seseorang sebenarnya tergantung jenis lelah yang  dialami. Karena itu, kenali berbagai jenis istirahat yang bisa kamu terapkan jika mengalami kelelahan.

1.       Istirahat Fisik.

Istirahat ini memang dibutuhkan bagi banyak orang jika merasa bandanya Lelah. Istirahat fisik perlu untuk memulihkan badan atau otot. Istirahat fisik merupakan jenis istirahat yang paling umum.

Beberapa contoh istirahat fisik yaitu tidur yang cukup, yoga, stretching atau pijat refleksi.

2.       Istirahat Mental

Istirahat mental disarankan bagi seseorang yang pikirannya sedang penuh atau sedang banyak masalah. Salah satu ciri orang yang membutuhkan istirahat mental yaitu sulit untuk berkonsentrasi.

Istirahat mental bisa dilakukan dengan berjalan-jalan di alam, mendengarkan musik yang menenangkan atau bermain bersama hewan peliharaan.

Baca Juga: Andi Arief: Masyarakat Rindu Masa Lalu Demokrat dan Figur Sentralnya, Itu Akan Diwujudkan oleh AHY

3.       Istirahat Emosional

Istirahat emosional biasanya dibutuhkan bagi seseorang yang memendam perasaan hingga rasanya sangat berat. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk istirahat emosional yaitu curhat, menangis atau mengekspresikan emosi melalui media yang bermanfaat.

4.       Istirahat Sosial

Istirahat sosial bertujuan agar seseorang bisa kembali berhubungan dengan diri sendiri. Beberapa contoh istirahat sosial yaitu melakukan me-time, menghabiskan waktu lebih banyak dengan orang-orang yang memberi support dan membatasi interaksi dengan orang-orang toxic.

5.       Istirahat Sensorik

Istirahat sensorik khusus dibutuhkan untuk panca indra. Seperti jika seseorang terlalu lama melihat layar, maka hendaknya memejamkan mata beberapa saat agar mata bisa kembali fresh untuk bekerja.

Dalam kasus lain, bisa pula dilakukan dengan mencium aromaterapi.

6.       Istirahat Kreativitas

Istirahat model ini mungkin banyak dibutuhkan bagi pekerja kreatif. Ide kreatif tentu tidak bisa muncul kapan saja. Seseorang butuh beristirahat agar ide-ide kreatif bisa kembali bermunculan.

Beberapa hal yang bisa dilakukan yaitu membaca buku, menonton film, eksplore alam dan berkreasi dengan membuat sesuatu.

7. Istirahat Spiritual

Istirahat spiritual biasanya akan sangat bermanfaat untuk menenangkan kembali jiwa kita. Beberapa hal yang bisa dilakukan yaitu berdoa, meditasi, mendengarkan ceramah rohani dan menjadi relawan.(*)

Load More