Selebtek.suara.com - Kelakuan Rozy Zay Hakiki alias RZ yang selingkuh dengan mertua sendiri berimbas ke tempat kerja RZ yaitu PT Indomarco, perusahaan yang menaungi ritel atau minimarket Indomaret di Jalan Rangkasbitung, Lebak, Banten.
Akun Instagram Indomaret @indomaret ramai digeruduk netizen yang protes dengan kelakuan RZ bahkan ada netizen yang enggan belanja di Indomaret dan minta yang bersangkutan di pecat.
"Aku tuh belanja bulanan pasti di indomaret, karena rumahku daerah Jonggol gak ada mall jauh2 semua. Tapi kali ini aku STOP BELANJA DI INDOMARET, kalo belum dipecat karyawan yg zina sama mertua itu!" kata @in*nraw
"Ke alpa yuk gaes.. Indomaret ga usah ditemenin" kata@de*d*na*7
"Mending Belanja Ke Warung MADURA dripada di indomaret ada rozy penyuka apem mertua" komentar dari @a*m_e
"Pecat itu karyawan loe attitude Nye gak baik yang selingkuhin mertua" ujar @ri*y_p*s*y
"oh jadi indomaret ya yg masih pertahanin karyawan macem begitu, auto pindah. belanja deh gakemari lagi" tambah @a*iih*r
"Ih karyawan kaya gitu masih di pertahankan? Ini gimana ya sistem manajemen nya kurang tegas? Apa mereka pura2 ngga tau? Padahal karyawan itu juga harus menjaga image sebuah perusahaan. Tapi ini image perusahaan udah di rusak masih di pertahankan, apakah ngga bisa cari karyawan yg lebih baik?" komentar @ra*a_ha*o*o
"Min, mending pecat tuh laki dan bayar pesangon trs selesai. Ape mau mertahanin tuh laki tp kalian kehilangan cust belanja yg drastis? Ati ati bangkrut :)" kata @er*hr*a
Baca Juga: 5 Ide Olahraga yang Cocok untuk Penderita Obesitas
"Sementara belanjanya di toko sebelah dulu aja dah kalo si itu udah dipecat baru balik belanja ke sini lagi wkwk" tulis akun @no*arit
Sementara itu saat di undang ke podcast Denny Sumargo, pada tanggal 28 Desember 2022 lalu, Norma mengaku dirinya sudah melaporkan kelakuan RZ ke PT Indomarco, perusahaan yang menaungi ritel atau minimarket Indomaret.
Namun bagian HRD tidak bisa begitu saja memecat RZ dengan alasan perselingkuhan dengan mertuanya karena itu merupakan masalah pribadi.
“Untuk masalah di-cut itu kita nggak bisa karena ini masalah pribadi jatuhnya, bukan masalah kerja, bukan kayak barang hilang atau pencurian dan enggak dilakukan di jam kantor, enggak dilakukan menggunakan seragam kantor,” kata Norma Risma menirukan pernyataan bagian HRD di Kantor Cabang PT Indomarco di Jalan Rangkasbitung.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan