Selebtek.suara.com - Nikita Mirzani menjalani operasi saraf tulang di bagian belakang pada hari ini, Jumat (6/1/2023). Tindakan tersebut dimulai pada subuh hari sekitar pukul 05.00 WIB.
Menurut putri Nikita Mirzani, Loli, operasi harus dilakukan karena kondisi ibunya semakin memburuk. Jika tidak segera ditindak maka akan berisiko fatal yaitu kelumpuhan.
"Harus dioperasi, karena kalau nggak, kata dokter bisa lumpuh," ungkap Loli, dikutip dari Suara.com.
Menurut Loly, Nikita Mirzani sudah menderita penyakit ini sejak lama. Namun saat itu, ibunya tidak mengalami keluhan yang berarti.
"Saraf punggungnya miring, lehernya nggak enak. Tapi nggak ada keluhan," ujar Loli.
Loli mengatakan, selama ini Nikita Mirzani menjalani terapi. Namun karena sempat mendekam di dalam tahanan, kondisi sang ibu bertambah parah.
"Mungkin karena lama disana dan tidur di matras jadi baru terasa. Jarang terapi juga, jadi kambuh lagi," kata Loli.
Ketika berada di Rutan Serang, Nikita Mirzani sempat beberapa kali dilarikan ke rumah sakit akibat penyakit saraf kejepitnya kambuh.
Usai dibebaskan dari tahanan, Nikita Mirzani pun fokus mengobati penyakitnya agar kondisi kesehatannya tidak semakin berbahaya.(*)
Baca Juga: Doan Van Hau Kembali Main Licik, Hampir Cederai Dendy Sulistyawan di Laga Indonesia vs Vietnam
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Pasca Bebas, Nikita Mirzani Siap Balas Dendam Penjarakan Kiki The Potters dan Dito Mahendra
-
Rekam Momen Antonio Dedola Cium Nikita Mirani, Fitri Salhuteru Cengengesan Sendiri
-
Temani Nikita Mirzani Dioperasi, Loli Rela Tunda Berangkat Sekolah ke London
-
Belajar dari Nikita Mirzani untuk Cegah Lumpuh, Ketahui 3 Pantangan Usai Operasi Tulang Belakang
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan