Selebtek.suara.com - Ustazah Hajjah Nadia Hawasyi memberikan klarifikasi terkait video viral dirinya disawer ketika melakukan tilawah Alquran di atas panggung.
Melalui akun Instagramnya, Nadia Hawasyi menjelaskan bahwa kejadian tersebut dilakukan secara spontan oleh panitia acara tanpa sepengetahuannya sama sekali.
"Ketika saya lagi ngaji di atas panggung tiba-tiba saya disawer oleh para panitia. Saya tegaskan kejadiannya benar-benar mutlak spontan tanpa sepengetahuan saya sama sekali," beber Ustazah Nadia Hawasyi, dikutip Selebtek.suara.com dari akun @nadia_hawasyi6050, Jumat (6/1/2023).
"Tiba-tiba saya lagi mengaji melantunkan ayat, panitia naik ke atas panggung buat menyawer saya," lanjutnya.
Ustazah Nadia Hawasyi menegaskan jika dari awal tahu akan disawer, ia pasti akan melarang panitia. Ia mengaku butuh konsentrasi ketika mengaji di atas panggung.
"Kalaupun saya tahu dari awal acara kalau saya nanti akan disawer oleh panitia, pasti akan saya larang, pasti saya akan tolak, karena saya ngaji di atas panggung itu butuh konsentrasi, butuh ketenangan juga, jadi gak boleh terganggu oleh para jamaah. Butuh atur nafas, ingat-ingat bacaan juga," tuturnya.
Ustazah Nadia Hawasyi menilai aksi para panitia menyawer dirinya dengan cara seperti yang terlihat dalam video yang beredar itu tidaklah benar. Namun saat itu, ia bingung harus berbuat apa karena posisinya tengah mengaji di depan para jamaah.
"Saya juga gak mau disalahkan-salahkan seperti itu, apalagi cara menyawernya seperti yang ada di video viral itu," ungkap Nadia.
"Posisi saya saat itu benar-benar sangat bingung, serba salah karena disitu posisinya saya masih melantunkan ayat, tiba-tiba panitia tanpa sepengetahuan saya langsung naik ke atas panggung buat menyawer saya," imbuhnya.
Meski demikian, Ustazah Nadia Hawasyi harus menahan marah karena tidak bisa langsung menegur aksi saweran itu di atas panggung karena kurang etis.
"Saya gak bisa langsung tegur, gak bisa langsung emosi, gak bisa langsung turun dari panggung karena di depan saya kan banyak para jamaah melihat ke saya. Gak mungkin saya langsung tegur pada saat itu juga karena kurang etis juga dilihatnya oleh para jamaah," tutur Ustazah Nadia Hawasyi.
Setelah menyelesaikan bacaannya, Ustazah Nadia Hawasyi pun langsung menegur panitia yang telah menyawernya,
"Gak lama setelah disawer itu, saya langsung akhiri bacaan saya, terus saya langsung tegur panitianya secara baik-baik. Disitu saya marah, emosi, dan meluapkan segala keresahan saya selama di panggung tadi. Karena saya juga merasa sangat terganggu sekali sama panitia yang menyawer saya," ungkapnya.
Ia menekankan agar kejadian seperti itu tidak terulang lagi.
"Saya sangat menolak kejadian itu terulang lagi. Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih baik lagi. Kalau memang ingin mengapresiasi kegembiraannya bisa dengan cara lain yang lebih pantas," tandasnya.
Berita Terkait
-
Curhatan Tri Putri Saat Masih Hidup, Ingin Bunuh Diri karena Merindukan Sosok Ayahnya?
-
Qoriah Disawer Duit bak Biduan di Panggung, Publik Geram: Dikira Dangdutan Kali
-
'Saya Merasa Tak Dihargai' Nadia Hawasyi Akhirnya Buka Suara Usai Disawer saat Mengaji, Semua Salah Panitia!
-
Sebut Video Hakim Wahyu Curhat Kasus Sambo ke Wanita Cuma Editan, PN Jaksel: Narasinya Sangat Menyesatkan!
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation
-
Terjepit Harga Bahan Baku Naik dan Gelombang PHK, Omzet Pengusaha Kopi Sidoarjo Anjlok 50 Persen
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes