Selebtek.suara.com - Pengacara Rozy Zay Hakiki, Jumadi menduga peristiwa penggerebekan warga saat kliennya dan ibu mertua berduaan di rumah kontrakan Norma Risma penuh rekayasa.
Menurut Jumadi, penggerebekan terjadi sesaat setelah Rihanah tiba di rumah kontrakan Rozy. Keduanya dikejutkan oleh warga yang langsung mendobrak pintu.
"Anehnya disitu belum lama sekitar 5 menit belum ngobrol, dia (Rozy) ke kamar mandi tiba-tiba ada dobrakan pintu padahal pintu itu tidak dikunci," ujar Jumadi, dikutip dari akun YouTube STARPRO Indonesia, Jumat (20/1/2023).
Jumadi curiga penggerebekan tersebut direkayasa karena Rihanah ditemukan warga dalam kondisi tidak pakai baju.
Padahal menurut pengakuan Rozy saat ditinggal ke kamar mandi ibu mertuanya itu masih berpakaian lengkap.
"Seperti ada rekayasa. Anehnya waktu ditinggal kliennya kami, ibu mertuanya itu masih pakai baju, tiba-tiba pas didobrak dua orang, klien kami melihat ibunya sudah tidak berpakaian," tutur Jumadi.
"Informasinya kemarin dia (Rihanah) habis salat," imbuhnya.
Warga yang menggerebek akhirnya menuding menantu dan mertua itu telah melakukan perzinahan lantaran melihat kondisi Rihanah yang tidak memakai baju berada di kamar Rozy.
"Kalau memang itu terjadi perzinahan kenapa tidak dilaporkan ke polisi saja perzinahannya. Itu sangat aneh," ungkapnya.
Baca Juga: Liverpool vs Chelsea: Pulih dari Cedera Hamstring, Darwin Nunez Siap Tempur
Sebelumnya, Jumadi mengatakan Rihanah diperintah oleh suaminya yang kini sudah berstatus mantan dan Norma Risma untuk mendekati Rozy.
Rihanah terpaksa mengikuti perintah tersebut karena Norma Risma dan ayahnya mengancam akan menyebarkan chat yang dikirim kepada Rozy jika menolak.
"Bukti chat itu digunakan untuk menekan ibu kandungnya 'kalau kamu gak mengikuti saya maka chat ini akan saya sebar luaskan', mertua Rozy pun seperti itu 'kalau kamu gak mengikuti saya, kamu saya cerai' ke ibu mertuanya R (Rozy)," ungkap Jumadi.
"Makanya ibu mertuanya R ini mengikuti apa yang diminta oleh NR dan NS. Untuk mendekati klien kami saudara R," ujar Jumadi.(*)
Berita Terkait
-
Rozy Ngaku TTM-an Sama Ibu Mertua dari Sebelum Pacaran dengan Norma Risma, Tanda Red Flag?
-
Pengakuan Terbaru Rihanah: Dipaksa Norma Risma dan Ayahnya Untuk Dekati Rozy Demi Harta
-
Nasib Pilu Ibunda Norma Risma: Kini Dikucilkan Warga, Jadi Gunjingan Hingga Takut Keluar Rumah Akibat Aib Serong dengan Menantu
-
Ibu Norma Risma Akui Hanya Gantikan Posisi Anaknya untuk Rozy: Norma Kan Kerja Pulang Malam
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris
-
Ulasan Film Her: Kisah Cinta yang Mengajak Merenungkan Hubungan Manusia dan Teknologi
-
Tekan Curat dan Curas, Puluhan Polisi Kepung Kawasan Cibinong Raya Saat Razia Stasioner
-
Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026
-
ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta
-
Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt
-
Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class
-
Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111
-
Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker
-
Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan