Selebtek.suara.com - Waktu Maghrib, film horor Indonesia tahun 2023 yang disutradarai oleh Sidharta Tata berhasil menjadi film Indonesia pertama yang meraih 1 juta penonton atau tepatnya 1.065.886 penonton.
Dengan jumlah penonton tersebut, Waktu Maghrib berada di peringkat teratas box office Indonesia atau film terlaris di Indonesia.
Film produksi Rapi Films dan Sky Media yang tayang perdana di bioskop Indonesia pada 9 Februari 2023 ini dibintangi oleh Ali Fikry, Bima Sena, Nafiza Fatia Rani, dan Aulia Sarah.
Film ini bercerita tentang Adi, Saman, dan Ayu, murid SMP yang tinggal di Desa Jatijajar, sebuah desa terpencil di Jawa Tengah.
Karena harus membantu keluarga mereka di ladang, Adi dan Saman sering terlambat masuk sekolah. Akibatnya, keduanya sering dihukum oleh Bu Woro, guru mereka yang disiplin dan galak.
Suatu hari, kekesalan Adi dan Saman terhadap Bu Woro memuncak. Mereka menyumpahi Bu Woro, bahkan berharap agar guru itu mati saja. Sumpah ini terucap bersamaan dengan berkumandangnya adzan Maghrib.
Tak lama sesudahnya, Bu Woro meninggal secara mengenaskan. Sejak itu, Adi, Saman dan penduduk Indonesia mengalami teror supranatural yang mengerikan.
Berikut 15 besar box office Indonesia (berdasarkan jumlah penonton):
1. Waktu Maghrib - 1.065.886 penonton
Baca Juga: Fans Brigadir J dan Richard Eliezer Disebut Ekonomi Sulit, Mau Dikontenin sama Nikita Mirzani!
2. Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang - 831.703 penonton
3. Mangkujiwo 2 - 549.399 penonton
4. Bayi Ajaib - 434.228 penonton
5. Hidayah - 333.982 penonton
6. Balada si Roy - 123.564 penonton
7. Para Betina Pengikut Iblis - 115.027 penonton
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi
-
Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak