/
Sabtu, 04 Maret 2023 | 14:57 WIB
7 Kebiasaan Pagi Hari yang Bikin Tubuh Kurus Kata Dokter Saddam Ismail (Pixabay/Bru-nO)

Selebtek.suara.com - Ada tujuh kebiasaan sederhana di pagi hari yang bisa dilakukan untuk membuat tubuh kurus

Tubuh proporsional tentu sangat diinginkan oleh setiap orang. Karenanya tak jarang orang melakukan diet untuk menurunkan berat badan agar mencapai berat yang ideal.

Bagi orang yang sulit menurunkan berat badan  mungkin ada aktivitas atau kebiasaan di pagi hari yang terlewat.

Dokter Saddam Ismail mengatakan jika seseorang ingin menurunkan berat badannya agar kurus dan proporsional maka ada tujuh kebiasaan yang bisa dilakukan.

Menurutnya, tujuh rutinitas itu akan membantu  keberhasilan dalam program menurunkan berat badan

Apa saja kebiasaan tersebut? Mari kita simak.

Ilustrasi berjemur (sumber: Pixabay/JillWellington)

1. Berjemur di bawah sinar matahari

Hal ini mungkin terdengar sepele hingga tak banyak orang yang melakukannya. Namun ternyata aktivitas sederhana ini membawa dampak sangat baik untuk tubuh.

"Menurut penelitian, orang yang berjemur di bawah sinar matahari bisa menurunkan indeks massa tubuhnya dibandingkan orang yang tidak berjemur di bawah sinar matahari pagi," ujar dokter Saddam Ismail, dikutip Selebtek.suara.com dari akun YouTube pribadinya, Sabtu (4/3/2023).

Baca Juga: 5 Tanda Penuaan yang Sering Dianggap Remeh, Padahal Gejala Diabetes yang Tersembunyi

"Dengan berjemur tubuh bisa mengikuti jam biologis atau ritme sikardian hingga akan melancarkan metabolisme dan membakar lemak jauh lebih efektif," sambungnya.

Ilustrasi sarapan roti gandum (sumber: Pixabay/Stevepb)

2. Sarapan dengan protein tinggi

Dokter Saddam Ismail menyarankan untuk memilih menu sarapan yang mengandung protein tinggi.

"Protein bisa membuat cepat kenyang dan menahan lapar lebih lama. Selain itu membuat metabolisme menjadi lebih baik," kata dokter Saddam Ismail.

Untuk pagi hari menu yang bisa dipilih antara lain roti gandum, putih telur, yogurt atau pun lainnya.

Namun ia mengingatkan untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi protein tersebut.

Ilustrasi air putih (sumber: Pixabay/Michael_T)

3. Minum air putih

Sebelum sarapan, sebaiknya seseorang minum air putih baik air hangat, dingin atau sejuk. Tentunya disesuaikan dengan kondisi tubuh, jika sedang sakit tidak disarankan minum air es.

Air putih penting untuk menggantikan cairan yang hilang saat tidur semalaman. Dokter Saddam Ismail menyarankan minum dua gelas saat bangun sebelum sarapan.

Ilustrasi olahraga (sumber: Pixabay/StockSnap)

4. Olah raga pagi

Bukan rahasia lagi bahwa olahraga bisa membantu menurunkan berat badan. Olahraga bisa mengendalikan stres, membuat suasana hati menjadi nyaman, badan segar, dan bisa membakar kalori.

Dengan rutin melakukan olahraga tujuan diet lebih mungkin berhasil karena nafsu makan menjadi lebih terkontrol.

Olahraga ringan yang bisa dilakukan di pagi hari seperti jogging, jalan santai, dan zumba.

Ilustrasi bekal makanan (sumber: Pixabay/HirokazuTouwaku)

5. Siapkan bekal makan siang

Terdengar repot tapi ini kunci penting. Bagi yang bekerja atau pun sekolah, dokter Saddam Ismail menyarankan untuk membawa bekal makan siang sendiri.

Ia menyebut jika makan di luar dikhawatirkan makanan tersebut tinggi kalori sehingga mengganggu program diet yang sedang dijalankan.

"Lebih baik siapkan makanan bekal dari rumah sesuai dengan menu diet yang dijalani," ujar dokter Saddam Ismail.

Ilustrasi timbangan berat badan (sumber: Pixabay/Tumisu)

6. Menimbang berat badan di pagi hari

Menurut penelitian, orang yang sering menimbang berat badan di pagi hari, cenderung lebih cepat kurus dibanding kanyang tidak.

Dengan rutin menimbang berat badan, seseorang bisa memantau beratnya apakah naik atau turun segingga bisa mengontrol program diet.

Dokter Saddam Ismail menyarankan menimbang berat badan di pagi hari setelah buang air kecil dan buang air besar, dan sebelum sarapan

Ilustrasi jalan kaki (sumber: Pixabay/Fotorech)

7. Jalan kaki atau naik turun tangga

Seseorang yang ingin turun berat badan disarankan memilih berjalan kaki menuju tempat kerja atau sekolah jika jaraknya tidak terlalu jauh.

Naik turun tangga juga lebih disarankan dibanding menggunakan lift. Namun dokter Saddam Ismail mengingatkan agar melakukannya disesuaikan dengan kondisi.(*)

Load More