Selebtek.suara.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea memberikan reaksi terhadap Jaksa Agung (Kajati) yang menawarkan keadilan atau restorative justice kepada korban penganiayaan David Ozora.
Dalam tangkapan layar yang diunggah di media sosial Instagram, Hotman mempertanyakan niat Kejaksaan DKI yang menawarkan untuk memberikan restorative justice atau jalan damai bagi para korban.
“Apa korban sudah sadar?,” tulisnya dalam unggahannya tersebut.
Postingannya Hotman Paris langsung menuai beragam komentar dari warganet. Banyak warganet yang mempertanyakan hal serupa seperti halnya Hotman Paris.
“Oh jaksa, seandainya anakmu jadi korban gimana kalau udah sadar apa bisa dijamin kepulihanan 100 persen! Kalau geger otak gimana? Sadarlah jaksa. Ada apa dengan Jaksa ini?,” komentar seorang warganet.
“Ini yang harus ditanya kejaksaannya, apa dia sadar menawarkan itu? Gimana perasaan keluarga korban?,” komentar yang lainnya.
Sebelumnya, Kepala Kejaksaan DKI Jakarta Reda Manthovani menjenguk David, korban penganiayaan, di Rumah Sakit Mayapada, Jakarta. Pada kunjungannya tersebut, Kajati DKI mengatakan David Ozora mengalami penganiayaan berat.
Namun usai menjenguk korban, Kajati DKI mengatakan kepada wartawan bahwa dia akan menawarkan keadilan restoratif kepada David. Maksud tawarannya adalah sebagai salah satu penyelesaian kasus penganiayaan oleh pelaku yang berada di bawah umur yaitu AG.
Kasipenkum Kejati DKI Jakarta dalam klarifikasinya mengatakan bahwa alasan peluang restorative justice tersebut berdasarkan pertimbangan masa depan AG.
Keputusan yang dinyatakan Kejati DKI Jakarta tersebut juga mengacu sebagaimana diatur dalam Undang-undang yang berlaku. Namun, keputusan ada di tangan keluarga apakah mau berdamai dengan AG atau tidak.
Baca Juga: Nursyah Angkat Bicara Buat Pengakuan Usai Indah Permatasari Bongkar Aib Masa Lalunya!
Sebelumnya, Jonathan Latumahina, ayah korban sudah acapkali menyatakan dengan tegas bahwa pihak keluarga David tidak akan menmpuh upaya damai dan meminta agar pelaku penganiayaan anaknya dihukum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan