Selebtek.suara.com – Film Indonesia memang kian hari semakin maju. Banyak film-film kreatif yang bermunculan dari tangan dingin sineas. Bahkan tak jarang film Indonesia dilirik oleh tim produksi film yang berasal dari luar negeri.
Ada pula kecanggihan teknologi yang sudah diterapkan di beberapa film Indonesia sehingga hasilnya bisa disandingkan dengan film luar negri.
Meskipun begitu, beberapa orang masih menganggap remeh kekreatifan sineas Indonesia. Beberapa dari mereka bahkan tidak ingin menonton film Indonesia karena dianggap sebagai film dengan kualitas rendah.
Padahal, ada beberapa film terbaik Indonesia yang mengeluarkan dana hingga puluhan milyar untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Berikut 3 film Indonesia yang memakan biaya produksi yang cukup besar.
1. Bumi Manusia
Bumi Manusia merupakan sebuah film yang diadaptasi dari novel berjudul serupa, karya Pramoedya Ananta Toer. Film ini menceritakan kisah cinta sepasang kekasih (Minke dan Annelies) di masa colonial.
Namun, kisah cinta mereka terhalang restu karena perbedaan status. Ayah Minke yang seorang bupati tidak ingin anaknya menjalin hubungan dengan Annelies karena dirinya merupakan anak dari seseorang yang kedudukannya sangat rendah, bahkan disamakan dengan hewan peliharaan.
Film yang sudah tayang pada tahun 2019 ini memakan biaya produksi sekitar 50 milyar rupiah.
Baca Juga: Kimia Farma Catatkan Cashflow Positif di 2022
2. The Raid 2
The Raid 2 merupakan sekuel dari film terdahulunya, The Raid. Film ini dibintangi Iko Uwais, Julie Estelle hingga Yayan Ruhian. Dalam The Raid 2 Berandal, Iko Uwais berperan sebagai agen polisi yang sudah terlatih.
Untuk mencapai hasil yang maksimal, The Raid 2 menghabiskan dana sekitar 63 milyar rupiah.
3. Foxtrot Six
Beberapa orang mungkin masih asing mendengar judul film yang satu ini. Film yang disutradarai oleh Randy Korompis ini menghabiskan dana sekitar 70 milyar rupiah.
Menceritakan tentang krisis ekonomi yang dihadapi Indonesia, sehingga kedudukan antara pengusaha dan rakyat miskin hampir sama.(*)
Berita Terkait
-
Panduan Mempersiapkan Perpisahan dan Film-film yang Mengangkat Cerita Cinta Situationship
-
Perjalanan Kreatif Film Maker, Berawal dari Video Bermerek hingga Film Dokumenter
-
Keluarga Mamah Dedeh Buka Suara Soal Kabar Usir Anak Karena Murtad
-
3 Rekomendasi Film Anime Karya Studio Ghibli di Netflix, Ceritanya Menarik!
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali