Selebtek.suara.com - Rumor sejumlah artis terlibat kasus TPPU Rafael Alun Trisambodo mencuat setelah inisial nama “R” beredar luas. Netizen sempat mengaitkan kasus TTPU Rafael Alun dengan artis beken Raffo Ahmad.
Namun, belum juga usai rumor soal artis inisial R menjadi sorotan publik, Raffi Ahmad kini kembali dikaitkan dengan aksi kejahatan robot trading dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka crazy rich Wahyu Kenzo.
Suami Nagita Slavina yang sempat mengaku kenal crazy rich Surabaya itu dikabarkan terlibat dalam kasus robot trading tersebut.
Raffi sempat kesal ketika namanya selalu dikait-kaitnya dengan sejumlah kasus pencucian uang. Terbaru adalah Wahy Kenzo, meski Raffi mengaku mengenalnya.
"Mana gue tahu (kasus itu). Ya kenal (dengan Kenzo). Kenapa sih setiap orang itu aku diituin aduh-aduh," kata Raffi Ahmad di Studio FYP Trans7, dikutip dari detikhot, Kamis (14/4/2023).
Sementara itu, dalam video yang diunggah oleh kanal YouTube NGERUMPI, seperti dikutip dari Metro Suara, dikabarkan bahwa KPK menemukan bukti aliran dana Raffi Ahmad dari Wahyu Kenzo.
Video berjudul "PANIK SAAT DICYDUK!! KPK TEMUKAN BUKTI RAFFI AHMAD TERIMA ALIRAN DANA DARI WAHYU KENZO" itu seolah menggambarkan bos RANS Entertainment tersebut benar-benar terlibat kasus Wahyu Kenzo.
Narasi dalam thumbnail video itu pun menerangkan bahwa KPK telah menggrebek rumah Sultan Andara tersebut. Dalam cover video juga terlihat potret Raffi Ahmad dan Nagita Slavina sedang berhadapan dengan seseorang yang mengenakan baju seragam KPK.
Video yang diunggah di kanal YouTube itu sudah ditonton sebanyak lebih dari 4000 penayangan. Namun, benarkah isi video itu membahas kasus Raffi Ahmad terlibat aliran dana Wahyu Kenzo?
Baca Juga: Padahal Baru Wacana Kaesang Jadi Calon Wali Kota Depok, Tapi PKS Sudah Kelimpungan
Usut punya usut, setelah dilakukan penelusuran dengan menonton video berdurasi 4 menit 5 detik tersebut, ternyata tidak ada informasi yang seperti judul dalam video tersebut.
Bahkan video itu sama sekali tidak menunjukkan adanya bukti ataupun pernyataan yang dapat menunjukkan bahwa KPK menemukan bukti Raffi Ahmad menerima aliran dana dari Wahyu Kenzo.
Pengunggah video juga sengaja merekayasa foto dalam cover video dan menuliskan keterangan yang dapat menggiring opini publik.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kabar KPK menemukan bukti aliran dana Raffi Ahmad dari Wahyu Kenzo merupakan berita palsu alias hoaks.
Tidak ada keselarasan antara isi video dengan judul yang tertera. Video tersebut dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan karena berisi berita bohong.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Mauro Zijlstra Resmi ke Persija Jakarta, Bos Sebut Investasi Jangka Panjang untuk Lini Depan Tim
-
5 Mobil Paling Irit Biaya Servis, Sparepart Melimpah dan Ringan Buat Harian
-
Ledakan Petasan ke Emil Audero, Inter Milan Didenda Hampir Rp 1 Miliar!
-
Punya 21 Caps Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Rp 12,17 Miliar Cetak Gol Bantai Klub Filipina
-
Pena Rp2 Ribu vs MBG Ratusan Triliun: Di Mana Nurani Pendidikan Kita?
-
Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric: Megawati Hangestri Pede Menang di Kandang
-
Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas VI: Uji Kompetensi Halaman 30
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031