Selebtek.suara.com - Ahmad Dhani mengungkap fakta baru menyoal polemik dengan Once Mekel terkait royalti lagu Dewa 19 yang merupakan karyanya.
Pentolan band Dewa 19 itu menyinggung soal bayaran untuk lagu-lagu Dewa 19 yang diterimanya.
Hal ini disampaikan suami Mulan Jameela itu ketika berbincang dengan penyanyi Anji.
Dhani bercerita, suatu ketika ada seorang menteri yang mengundang Once menyanyi namun membawakan lagu-lagu Dewa 19 karya ciptanya.
"Suatu saat ada seorang EO, sekarang jadi menteri nih, barusan jadi menteri, paling muda, waktu itu dia ngundang Once, waktu itu pas aku bilang aku keluar dari WAMI," ungkap Ahmad Dhani dilansir dari kanal YouTube Dunia Manji, Rabu (19/4/2023).
Menurut Dhani, menteri tersebut meminta Once Mekel untuk membawakan tiga lagu Dewa 19. Namun sang menteri yang dimaksud langsung meminta izin kepadanya untuk membayarkan royalti dengan nominal Rp30 juta.
"Pak menteri yang dulu belum menteri nelepon gua kan, 'Mas, aku mau ngundang Once nih, mau bayar mechanical right nya kan, performing right', 'Ya udah, Rp10 juta satu lagu. Oh, ya udah mau nyanyi berapa? Nyanyi 3? Ya udah 3'. Doi sendiri tuh yang bayar Rp30 juta," terang Dhani.
Kemudian, bukti percakapan via WhatsApp itu diunggah oleh Dhani ke grup WhatsApp yang didalamnya ada juga Once Mekel. Sehingga Dhani menganggap bahwa Once Mekel seharusnya memahami betul soal royalti tersebut.
"Terus, gua posting WhatsApp-nya ke grup yang ada Oncenya. Jadi, dia tahu kan. Kan bukan Once yang bayar," ujar Dhan.
Dhani menganggap dari bukti percakapan itu seharunya Once Mekel tahu dan paham dengan royalti yang dimaksud.
"Dari situ seharusnya Once sudah paham bukan dia yang bayar. Tapi, kayaknya dia kesel gitu gua dibayar segitu," bebernya.
Namun menurut ayah dari Al El Dul itu, Once justru merasa kesal lantaran dirinya menerima royalti sebesar itu padahal bukan Once yang membayarnya.
"Kayaknya enggak rela gitu gua dikasih segitu ya. Padahal dia enggak ikut bayar. Harusnya udah aja bilang aja, 'Eh, kalau mau nyanyi lagu Dewa, bayar dulu ke Dhani'. Kan selesai," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Pesulap Merah Akhirnya Dijatuhi Sanksi Adat Dayak: Kita Ingin Membuat Darah Semuanya Dingin
-
Jessica Iskandar Buka Suara Soal Perseteruan dengan Luna Maya, Ayu Ting Ting Hingga Raffi Ahmad! Ternyata Ini yang Terjadi
-
Fuji dan Haji Faisal Didesak Kembalikan Uang Donasi Rp 400 Juta untuk Gala Sky: Uang Hasil Nipu, Nggak Berkah!
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Andi Sudirman Terima Penghargaan Dekranas, Mendagri Puji Sulsel Sebagai Tuan Rumah
-
Parkir Liar di Makassar Kembali Makan Korban, Munafri Ultimatum PD Parkir
-
Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026
-
AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS
-
Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka