/
Minggu, 30 April 2023 | 18:09 WIB
CEK FAKTA: Innalilahi, Rhoma Irama Ditemukan Meninggal Secara Mengenaskan Akibat Dibacok Orang Tak Dikenal (YouTube BERANDA VIRAL)

Selebtek.suara.com - Beredar kabar duka yang menyebut bahwa Rhoma Irama meninggal dunia secara mengenaskan akibat dibacok oleh orang tak dikenal.

Kabar tersebut disebarkan oleh akun YouTube BERANDA VIRAL melalui sebuah video yang diunggah pada Sabtu (29/4/2023).

"Innalilahi, Rhoma Irama Ditemukan Meninggal Dunia di Tempat Akibat Dibacok Orang Tak Dikenali" demikian judul dalam video tersebut seperti dikutip Selebtek.suara.com pada Minggu (30/4/2023).

Pada thumbnail video terlihat foto seorang pembawa berita dengan latar belakang gambar sejumlah orang membawa keranda jenazah.

Selain itu, thumbnail tersebut juga tertulis keterangan "Rhoma Irama Ditemukan Meninggal Dunia Akibat Dibacok Orang Tak Dikenal."

Sejak diunggah video tersebut telah dilihat lebih dari 10 ribu kali.

Meski demikian, apakah benar klaim yang menarasikan bahwa Rhoma Irama meninggal dunia akibat dibacok orang tak dikenal?

Rhoma Irama (sumber: Instagram/@indosiar)

CEK FAKTA

Setelah melihat unggahan berdurasi 3 menit itu tersebut secara utuh, video tersebut menampilkan foto sejumlah  artis di sebuah rumah duka namun tidak diperlihatkan dengan jelas siapa yang meninggal.

Baca Juga: Libur Lebaran Usai, Kawasan Malioboro Dipenuhi Tumpukan Sampah

Narator dalam video hanya menyampaikan peristiwa meninggalnya Rhoma Irama. Namun korban bukanlah Rhoma Irama sang Raja Dangdut.

Rhoma Irama yang meninggal dunia akibat dibacok adalah seorang mahasiswa jurusan Bimbingan Konseling di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima, Nusa Tenggara Barat.

Ia ditemukan telah meninggal secara mengenaskan di area kampusnya meninggal dunia usai dibacok di bagian leher.

Peristiwa pembacokan tersebut terjadi pada tahun 2016 silam.

KESIMPULAN

Berdasarkan penjelasan di atas, konten video tersebut memang menceritakan peristiwa meninggalnya Rhoma Irama akibat dibacok orang tak dikenal.

Load More