Selebtek.suara.com - Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat memutuskan bahwa hukum memondokkan anak-anak di pondok pesantren Al Zaytun adalah haram.
Keputusan itu diambil karena banyaknya polemik seiring penyimpangan-penyimpangan yang yang dianut Al-Zaytun.
"Dengan segala polemik yang muncul bagaimana hukum memondokkan anka ke pesantren Al Zaytun, diputuskan bahwa hukum memondokkan anak di pesantren Al Zaytun adalah haram," bunyi pernyataan sebagaimana dikutip dari Instagram @nu.channels, Minggu (18/6/2023).
Hukum memondokkan anak-anak di pondok pesantren Al Zaytun haram didasari pada tiga hal.
Pertama, membiarkan anak didik berada di lingkungan yang buruk karena di sana terjadi penyimpangan-penyimpangan.
Kedua, karena memilihkan guru yang salah untuk pendidikan anak.
Dan ketiga, memperbanyak jumlah keanggotaan jumlah kelompok yang menyimpang.
Penyimpangan-penyimpangan ajaran Islam yang dibuat pendiri ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang dianggap sudah tidak bisa ditolerir lagi.
Al Zaytun diketahui dengan sengaja mencampurkan shaf laki-laki dan perempuan saat pelaksanaan sholat Idul Fitri.
Baca Juga: Link Nonton King The Land Sub Indo Selain di Indoxxi dan Rebahin, Drakor Baru YoonA dan Junho 2PM
Kemudian, Panji Gumilang mengajak jamaah menyanyikan lagu kebangsaan umat Yahudi Havenu Shalom yang dianggap dapat menyerupai dan mensyiarkan tradisi agama lain.
Tak hanya itu, Panji Gumilang dikabarkan akan mendirikan pesantren Kristen dan gereja di dalam Ponpes Al Zaytun Indramayu. Hal ini diungkap langsung oleh sahabat Panji Gumilang yang beragama Kristiani yaitu, Robin Simanullang.
Robin menyebut, bahwa pendeta dan Panji Gumilang berencana mendirikan gereja dan pesantren khusus umat Kristiani di Ponpes Al Zaytun.
Yang terbaru, ponpes berada di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat itu disebut-sebut memperbolehkan santri untuk berzina asalkan memiliki uang.
Pernyataan ini disampaikan oleh mantan petinggi Negara Islam Indonesia (NII), Ken Setiawan saat berbincang di podcast di kanal YouTube Herri Pras beberapa waktu lalu.(*)
Berita Terkait
-
Hard Gumay Ungkap Sosok R yang Akan Celakai Wenny Ariana dengan Bantuan Dukun: Posisi Udah di Jakarta
-
Dari Mana Sumber Dana Al Zaytun? Punya Bangunan Megah dan Luas 1.200 Hektar!
-
Apa Itu Sindrom Megalomania Diduga Diidap Pemimpin Ponpes Al Zaytun?
-
Eva Manurung Jamin Nasib Inara Rusli di Entertainment Cuma Sampai Segini
-
Akhirnya Terkuak Sosok yang Bikin Lionel Messi Batal ke Indonesia Bersama Skuad Argentina, Ini Orangnya!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kesan Singkat Berkendara Isuzu Traga AC yang Kini Dilengkapi Fitur Isuzu Link
-
Di Mana Beli Bendera Merah Putih Ukuran Besar? Ini Rekomendasi Tempat dan Kisaran Harganya
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 6 Agustus 2026, Terhindar dari Kesepian dan Kesulitan
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI