/
Jum'at, 23 Juni 2023 | 06:36 WIB
Proses pemakaman Muhammad Fajri (26), pasien obesitas yang berbobot 300 kilogram saat hendak dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (22/6/2023) (Suara.com/Faqih)

Selebtek.suara.com - Jenazah Muhammad Fajri (26) pria dengan bobot 300 kilogram harus dievakuasi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat dengan menggunakan forklift.

Melansir Suara.com, proses evakuasi yang dilakukan tim Basarnas berlangsung secara dramatis. Beberapa kali mobil ambulan harus berpindah parkir lantaran harus menyesuaikan dengan posisi jenazah.

Momen dramatis juga terjadi saat jenazah diturunkan dari ambulans menuju pemakaman di TPU Menteng Pulo, Kuningan, Jakarta Selatan. 

Proses pemakaman Fajri mendapat bantuan dari Damkar dan Basarnas.

Belasan petugas Basarnas berjibaku menurunkan jenazah dengan menggunakan alat bantu forklfit.

“Pelan-pelan. Tar dulu, sopirnya masuk dulu, kita tahan kemudian sopir maju pelan-pelan,” kata salah seorang anggota Basarnas.

Sebagai informasi, jenazah Fajri tidak dimakamkan menggunakan keranda mayat seperti layaknya jenazah pada umumnya. Hal itu lantaran bobot Fajri yang mencapai hampir 300 kilogram. 

Jenazah Fajri harus dibawa menggunakan valet yang diikat pada forklift. 

Muhammad Fajri dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo, Jakarta, Kamis (22/6/2023).

Baca Juga: Gideon Tengker Baru Tahu Diceraikan Rieta Amilia pada 2020

Fajri dirawat di RSCM

Muhammad Fajri mendapat penanganan medis di RSCM setelah terbaring hampir 10 bulan lebih di rumahnya.

Sebelum dirujuk ke RSCM, pria obesitas asal Ciledug kota Tangerang ini sempat dibawa ke RSUD Kota Tagerang.

Ia mengalami nyeri pada bagian kakinya, yang menyebabkan keterbatasan gerakan. Keluhan ini telah dirasakannya selama delapan bulan terakhir.

Fajri akhirnya meninggal dunia di RSCM pada Kamis (22/06/2023) pukul 01.25 WIB.(*)

Sumber: Suara.com

Load More