Selebtek.suara.com - Dewi Perssik terlibat perseteruan dengan Ketua RT di lingkungan tempat tinggalnya gara-gara hewan kurban.
Pedangdut yang akrab disapa Depe itu mengaku sapi kurbannya ditolak Ketua RT lantaran warganya sudah mendapat banyak jatah daging krban.
Tak hanya itu, Dewi Perssik juga menuding Ketua RT yang diketahui bernama Malkan itu membentak ART dan supirnya serta meminta uang Rp100 juta jika ingin sapinya diurusi.
Namun Malkan membantah tudingan tersebut.Ia menyebut sapi kurban yang telah diberikan Depe diminta kembali. Hal itu membuatnya tersinggung dan tak mau mengurusi hewan kurban milik Dewi Perssik itu.
Perseteruan itu tidak mencapai kesepakatan meski telah dilakukan mediasi diantara keduanya.
Lantas, bagaimana nasib sapi kurban milik Depe tersebut?
Dewi Perssik menyebut sapi kurban miliknya telah dipotong di tempat lain dan dibagi-bagikan kepada warga sekitar.
"Ada, sudah dipotong, tinggal kita bagi-bagi," kata Dewi Perssik dalam unggahan video YouTube Intens Investigasi.
Sebagai bukti, Depe sempat membagikan video proses pemotongan sapinya melalui akun Instagram miliknya.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Ketahui Keinginan Terdalam Jiwa Anda dengan Memilih Salah Satu Gambar
Dalam video tersebut terlihat sapi jenis Limosin yang berwarna cokelat itu dibawa dan telah disembelih.
Di keterangan unggahannya, Depe menyebut akar masalah keributannya dengan Ketua RT adalah komunikasi yang tidak baik
"Sebenarnya gara-gara ga disembelih aja sampe ribettt banget gustiiii .. masalah ustad ga komunikasi sama RT, kita semua kena ckxkxk ya Allah, kok arogan bgt ngadepin warganya sendiri, giliran dibalas ngajak pasukan jubir heheh," tulis Depe, dikutip Sabtu (1/7/2023).
Mantan istri Angga Wijaya itu pun menyindir Ketua RT yang seolah memanfaatkan situasi yang terjadi untuk kepentingan politiknya.
"Toh dagingnya udah diperut warga kita yang katanya ga mau daging ehhehe ckck plus politik lumayan banyak wwcr dimana2 bukan terkenal di baleho aja tapi sdh masuk tv, tgl cari masalah sehari terkenal deh hehheh tapi pemilu masih lama loh pak," pungkasnya.(*)
Berita Terkait
-
Tes Kepribadian: Ketahui Keinginan Terdalam Jiwa Anda dengan Memilih Salah Satu Gambar
-
Raffi Ahmad Ungkap Alasan Nagita Slavina Tak Akan Pernah Jadi Mantan Istrinya
-
Dewi Perssik Klaim Disayang Warga Lebak Bulus, Bantah Disoraki Usai Mediasi dengan Pak RT
-
Wenny Ariani Ragu Rezky Aditya Bisa Penuhi Nafkah Kekey: Memang Rezky Punya Duitnya Apa?
-
Tes Kepribadian: Gambar Pertama Kali Kamu Lihat Kucing atau Wanita?
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan