Selebtek.suara.com - Batal biayai pendidikan Lolly karena alasan ini, Antonio Dedola jelaskan perbedaan sekolah di Indonesia dan Eropa.
Perseteruan Nikita Mirzani dan Antonio Dedola belum ada tanda-tanda mereda.
Keduanya masih saling sindir di media sosial. Baru-baru ini Nikita bahkan menyindir Antonio sebagai jobless alias pengangguran.
“Nah, si jobless ini sudah nganggur dan enggak punya pikiran, makanya setiap hari posting tentang gue mulu, jangan bilang masih cinta, karena di otakku hanya duit saja, kau tahu itulah,” tulis Nikita di Instagram Story-nya, pada Senin (3/7).
Toni, sapaan Antonio tidak tinggal diam dan langsung membalasnya. Dia membantah tuduhan Nikita yang menyebutnya menganggur.
Antonio bahkan menyebut Nikita berbohong ke publik karena telah menyebar berita yang menyimpang dari kenyataan dan kebenaran.
“Saya tidak tahu darimana dia mendapatkan informasi bahwa saya menganggur, saya pasti lebih tahu. Kita membicarakannya lagi! Ketika saya masih tinggal bersamanya, dia membiarkan saya membayarnya, semua kebohongan yang disebarkan sekali lagi untuk menyimpang dari kenyataan dan kebenaran,” jelas Toni di akun Instagram-nya @toni.dedola
Dalam kesempatan itu Toni juga menjelaskan mengapa dirinya tidak membiayai sekolah Lolly seperti janjinya di awal kisruh dengan Nikita.
Hal itu dikarenakan status dirinya yang hanya ayah sambung bukan ayah biologis, juga bukan wali.
Baca Juga: Wow, Rp6 Miliar Harus Dikeluarkan untuk Benahi Rumput JIS Agar Standar FIFA, Belum Lain-lain
“Netizen yang terhormat saya bukan ayah biologis atau ayah di atas kertas, bahwa mantan istri saya adalah satu-satunya wali yang sah (biologis dan di atas kertas). Sekolah tidak menerima pembayaran dari orang luar,” ungkap Toni.
Toni juga menjelaskan jika Eropa bukanlah Indonesia, dimana pembayaran uang sekolah tidak bisa dilakukan sembarangan.
“Saya tidak tahu darimana informasi ini berasal bahwa siapapun dapat membayar sekolah, kami tidak berada di Indonesia lagi, kami berada di Eropa,” tegasnya.
Toni juga menegaskan jika semua yang disampaikannya adalah fakta, baik mengenai dirinya maupun Nikita.
“Saya tidak perlu memanipulasi siapapapun, saya datang dengan fakta dan bukti yang mengungkapkan kebenaran dan itulah yang menganggu mereka,” tutur Toni.
“Saya hanya bersuara untuk keadilan, Jika anda tidak menyebarkan kebohongan anda tidak perlu mengharapkan kebenaran terungkap?,” lanjutnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
Terkini
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Uang Jatah Rp7 Miliar Tiap Bulan: Inilah Alur Suap Eksklusif PT Blueray ke Oknum Bea Cukai!
-
Profil Liu Jianqiao Wasit Cina di Final Piala Asia Futsal 2026 Banyak Kontroversi
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Menstruasi itu Normal: Perempuan dengan Segala Drama 'Tamu Bulanannya'
-
Kirim Doa untuk Timnas Futsal Indonesia, Akun Divisi Humas Polri Malah Dirujak Netizen
-
5 Risiko Pakaian Bekas, Ini Peringatan Dokter Penyakit Kulit
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Film 'The Tank': Tank Tempur dan Penjara Jiwa dalam Peperangan
-
5 Lipstik Matte Lokal Murah Meriah, Nyaman Dipakai Seharian