Selebtek.suara.com - Banyak netizen yang menganggap program sinetron Indosiar di luar nalar. Salah satunya beberapa pekerjaan yang anti mainstream seperti fotokopi keliling, setrika keliling hingga tukang timbang keliling.
Tentu saja hal tersebut memunculkan ide-ide kreatif netizen untuk membuat parodinya. Tak lupa juga mereka menyematkan logo Indosiar di pojok kiri atas video parodi.
Namun kini kalian tak boleh sembarangan membuat parodi program Indosiar termasuk menggunakan logonya. Jika masih mencoba membuat parodi, maka Indosiar siap menempuh jalur hukum.
"Indosiar melarang setiap penggunaan hak kekayaan intelektual milik Indosiar tanpa izin sebelumnya, baik untuk kepentingan pribadi maupun dipublikasikan di berbagai media termasuk sosial media," tulisnya di akun resmi Indosiar.
"Dalam hal masih ditemukan pelanggaran, indosiar akan menempuh jalur hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," lanjutnya.
Pihak Indosiar mengklaim kalau logo dan program yang tayang memiliki hak cipta. Sehingga tak boleh ada yang menggunakannya tanpa izin dari Indosiar sebagai pemilik hak cipta.
"Sehubungan dengan maraknya penggunaan tanpa izin dan penyalahgunaan logo dan program indosiar di berbagai sosial media, dengan ini diumumkan bahwa logo, simbol, motto, dan program (termasuk tetapi tidak terbatas pada judul, nama peran, cuplikan program) dan semua hak untuk menggunakannya adalah milik eksklusif Indosiar," tulis akn tersebut.
Ultimatum ini pun kemudian ditanggapi netizen. Mereka menilai yang memancing orang untuk membuat parodi Indosiar adalah Indosiar sendiri. Karena channel televisi tersebut sering membuat cerita aneh dalam programnya.
"Ente yang bikin konten nyeleneh, ente pula yang marah ketika di parodikan," kata akun @zida***.
Baca Juga: Mason Mount Ambil Nomor 7 Manchester United, Begini Reaksi Alejandro Garnacho
"Makanya ini tamparan keras buat indosiar supaya bikin sinetron yg mendidik dan masuk akal," ucap akun @satt***.
"Program TV isinya enggak mutu," kata akun @adity***. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
8 Weton dengan Daya Pikat dan Pengasihan Alami Tinggi tanpa Susuk
-
Nggak Lagi Ragu Ganti Provider, Saatnya Beralih ke XL yang Terbukti Juara
-
6 Sepatu Lari Stylish untuk Nongkrong, Cocok Dipadukan dengan Berbagai Outfit
-
Persaingan Indonesia dan Thailand Memperebutkan Basis Produksi Utama Toyota
-
Gubernur Khofifah & Menteri PPPA Panen dan Tanam, Hadiri Pameran Produk SIKAP SMA, SMK, SLB Jombang
-
Jakarta Kembali Normal Pascademo, Pramono Pastikan CFD Besok Tetap Digelar
-
Misi Besar Gus Kikin di Muktamar NU: Sulap Jutaan Nahdliyyin Jadi Kekuatan Ekonomi
-
Kenapa Sertifikat Kompetensi Tenaga Kerja Kita Sering "Mandul" di Luar Negeri?
-
Baru Dibantai Dewa United, Brisbane Roar Antusias Hadapi Persija Jakarta
-
15 Tahun Bersama Gojek, 70 Mitra Driver Legend Dapat Apresiasi Umrah ke Tanah Suci