Selebtek.suara com - Happy Hapsoro, suami Ketua DPR RI Puan Maharani, diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek BTS 4G dan Bakti Kominfo yang telah menyeret Johnny G Plate.
Diduga bahwa Happy Hapsoro memiliki sebagian besar saham PT Basis Utama Prima, di mana Yusrizki, direktur perusahaan tersebut, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi proyek BTS 4G.
Kejaksaan Agung (Kejagung) sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai kemungkinan keterlibatan Happy Hapsoro dalam kasus dugaan korupsi proyek BTS 4G.
Kuntadi, Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung, mengatakan bahwa mereka sedang memeriksa bukti dan dokumen terkait kasus ini.
Melihat posisi strategis Happy Hapsoro, Refly Harun, seorang ahli hukum tata negara, menyuarakan keraguannya terkait tindakan pada suami Puan Maharani dalam kasus ini.
"Pertanyaannya adalah 'ini ada kegiatan pembekingan nggak?" ujar Refly Harun dalam kanal YouTube pribadinya dikutip pada Jumat 7 Juli 2023.
Ia mencatat bahwa Happy Hapsoro memiliki 99 persen saham PT Basis Utama Prima dan seorang direktur tidak mungkin melangkahi pemilik perusahaan.
"Rasanya Dirutnya nggak berani lah, melangkahi pemiliknya untuk menggarap proyek yang ngeri-ngeri sedap," imbuhnya.
Namun, Refly Harun menyatakan bahwa tanggapan dari Kejagung masih belum pasti.
Baca Juga: 5 Fitur Canggih Suzuki XL7 Hybrid yang Bikin Wisata Jadi Menyenangkan
Ia membandingkannya dengan kasus Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo yang diduga menerima dana Rp27 miliar dalam kasus korupsi proyek BTS 4G.
Refly Harun juga mencurigai adanya motif politik dalam kasus dugaan korupsi proyek BTS 4G.
Menurutnya, ketika kasus sudah masuk ke ranah penegakan hukum, sulit untuk menghentikannya dan ada kemungkinan pihak-pihak di lingkungan istana terlibat.
Refly Harun juga menduga bahwa kasus dugaan korupsi proyek BTS 4G ini mungkin merupakan bagian dari strategi tawar-menawar antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan kubu Megawati Soekarnoputri.
Namun, terlepas dari semua itu, Refly Harun berharap bahwa pihak yang bersalah dalam kasus dugaan korupsi BTS 4G dapat terungkap.(*)
Berita Terkait
-
Relawan Jokowi: Kasus Korupsi BTS 4G Pengkhianatan Cita-cita Reformasi 98
-
Usai Menpora Dito Diperiksa Kejagung, Ada Orang Kembalikan Uang Rp27 Miliar ke Kubu Terdakwa Irwan Hermawan, Siapa?
-
Eksepsi Johnny Plate: Minta Dibebaskan, Rekening Dibuka hingga Dipulihkan Nama Baiknya
-
Jokowi Larang Pejabat Adakan Bukber, Krisdayanti Malah Rayakan Ultah Undang Puan Maharani
-
Netizen Curiga Puan Pakai Buzzer di Postingan yang Klaim Bersahabat dengan Park Byeong Seug
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan