Selebtek.suara.com - Anak harimau bernama Cenora milik Alshad Ahmad dikabarkan mati. Dikabarkan jika Cenora mati karena memiliki kelainan di paru-paru.
"Cenora ini ada kelainan di paru-parunya, ekspert kecolongan, dokter hewan pun kecolongan," kata Alshad Ahmad saat live Instagram, Selasa (25/7/2023).
Ia pun sempat ngamuk saat ada netizen yang mengatakan anak harimau tersebut mati karena sering dibuatkan konten. Bahkan sepupu Rafi Ahmad ini menyindir netizen tersebut sebagai seorang ahli hewan.
"Tepuk tangan buat netizen yang tiba-tiba jadi ekspert hebat. Nah kalian ini orang yang lagi kesal, marah, sedih jadi nyari orang buat disalahin, ya gue ini yang disalahin," ujarnya.
Alshad menegaskan jika tak pernah mengarahkan harimau peliharaannya di depan kamera. Termasuk Cenora dan Teona.
Ia berdalih kalau rekaman yang dipublikasikan hanya aktivitas yang biasa dilakukan kedua anak harimau tersebut. Sehingga ia tak mengarahkan harimau-harimau itu.
"Mereka itu melakukan aktivitas yang seperti biasanya, tapi direkam. Bukan sengaja dibuat konten," kata Alshad Ahmad.
Alshad Ahmad juga menegaskan kalau ia tak membuat konten harimau setiap jamnya. "Emang gue ngonten setiap jam apa," katanya cukup kesal.
Cenora bukan satu-satunya anak harimau milik Alshad yang mati. Di tahun 2022 lalu, harimau lain milik Alshad mati saat usianya masih delapan hari.
Baca Juga: Bobby Joseph Pakai Narkoba Lagi Gegara Stres Masalah Keluarga
Ia mengatakan kalau harimau tersebut mati karena banyak lubang di tubuhnya. Hal ini menyebabkan terjadinya infeksi dan tumbuhnya bakteri.
Saat itu ahli satwa liar dari Afrika yang didatangkan Alshad mengatakan lubang pada harimau milik Alshad dihasilkan dari gigitan induknya yang bernama Jinora yang tak sengaja saat memindahkan anaknya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi
-
Ribuan Relawan Makan Bergizi Gratis di NTB Demo Turun ke Jalan
-
Sekelompok Warga Jakarta Gelar Aksi Dukung MBG: Program Harus Lanjut, Koruptor Wajib Ditangkap
-
Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini
-
Salah Kaprah tentang Makna Benefit yang Tercantum di Iklan Lowongan Kerja
-
Francisco Conceicao: Kami Bukan Pelayan Cristiano Ronaldo!
-
Kejati Sulsel Vs Bahtiar Baharuddin: Saling 'Serang' Bukti di Sidang Praperadilan Bibit Nanas
-
Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius
-
DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna HUT ke-499 Kota Jakarta
-
Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Memperkeruh Situasi Nasional, Komunikasi Presiden Ikut Tersorot