Selebtek.suara.com - Aldi Taher gagal maju pada sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPRD DKI untuk Pemilu Legislatif 2024 gara-gara status ganda.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta telah mencoret namanya sebagai Bakal Caleg (Bacaleg) DPRD DKI dari Partai Bulan Bintang (PBB).
Meski demikian, Aldi Taher memastikan pencoretan dirinya dari daftar caleg untuk DPRD DKI Jakarta tidak berpengaruh apa-apa. Ia akan tetap meramaikan Pemilu 2024 bersama Partai Perindo.
"Saya bismillah maju nyaleg dari DPR-RI," kata Aldi Taher, dikutip dari Suara.com, Kamis (10/8/2023).
Aldi Taher memang diketahui terdaftar sebagai Bacaleg DPRD DKI dari PBB. Namun, ia malah bikin heboh lantaran juga ikut mendaftar sebagai Bacaleg DPR RI dari Partai Perindo.
KPU DKI Jakarta akhirnya menganulir Aldi Taher sebagai tindak lanjut hasil verifikasi yang menemukan status ganda atas namanya.
"Dengan demikian statusnya di PBB sebagai bacaleg DPRD DKI Jakarta jadi tidak memenuhi syarat," kata Kepala Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU DKI Dody Wijaya saat dihubungi di Jakarta, Senin (7/8/2023).
Pencalonan Aldi Taher sebagai Caleg sempat menuai kontroversi. Bahkan, Deddy Corbuzier berniat pindah negara jika Aldi menjadi anggota DPR.
Deddy Corbuzier mempertanyakan kemampuan yang dimiliki Aldi Taher sehingga berani ikut dalam pemilu 2024.
"Gue pindah negara nih," ucap Deddy Corbuzier dalam podcastnya bersama Mamat Alkatira beberapa waktu lalu.(*)
Baca Juga: Belum Dimanfaatkan Secara Optimal, Kutim Punya Potensi Desa Wisata
Berita Terkait
-
Nangis Sesenggukan Gegara Tertekan Dibully Netizen, Lucinta Luna Malah Makin Dihujat: Halah Gimmick!
-
Tes Kepribadian: Anda Orang yang Kompetitif Atau Kolaboratif? Gambar Pertama yang Anda Lihat Akan Mengungkapnya
-
Rusia Bersedia Damai dengan Ukraina, Jika Kiev Hentikan Permusuhan dan Aksi Serangan Teroris pada Moskow
-
Jadi Korban Disfungsional Keluarga, Marshanda Ungkap Ketakutan Terbesarnya Pada Sienna: Aku Takut Dia Seperti Aku dengan Papahku
-
Pasukan Rusia Dikabarkan Terus Bergerak Maju Dalam Operasi Militer di Daerah Kupyansk yang Menimbulkan Kerugian Besar pada Militer Ukraina
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim