Selebtek.suara.com - Film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffer, and Jessica Wongso kini menjadi perbincangan hangat netizen. Hal itu lantaran film tersebut menguak sebuah fakta yang sangat mengejutkan. Setelah sebelumnya masyarakat Indonesia percaya Jessica Wongso adalah pembunuh, kini banyak yang meyakini sosok perempuan tersebut hanyalah kambing hitam.
Beberapa nama pun kembali terseret, salah satunya Irjen Krishna Murti. Netizen menilai pria yang saat itu menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya ikut terlibat dalam pengungkapan kasus pembunuhan Mirna dan penyelidikan terhadap Jessica Wongso. Bahkan dikabarkan kalau Khrisna Murti memaksa Jessica untuk mengakui pembunuhan tersebut.
Setelah 7 tahun berlalu, kini Khrisna Murti menjabat sebagai Kadiv Hubungan Internasional Polri. Ia pun kerap membagikan momen sehari-harinya melalui akun Instagram pribadinya, krishnamurti_bd91. Namun karena film dokumenter tersebut, netizen menggeruduk akunnya.
Postingan Khrisna Murti dipenuhi komentar netizen yang kembali mengaitkan Khrisna Murti dengan kasus Jessica Wongso. Tak sedikit yang memberikan kritik dan celaan karena menganggap Khrisna Murti adalah salah satu sosok yang bertanggung jawab atas vonisnya Jessica Wongso.
"Pak Krisna Murti, Anda disebutkan oleh Jessica pernah memaksa Jessica untuk mengakui kalau dia yang meracuni Mirna. Gimana tanggapan bapak?," kata seorang netizen.
"Jessica Wongso gimana kabarnya pak?," ucap netizen lainnya.
"Pak Krisna nama Anda disebut lg dikasus Jessica Mirna. Apa dulu masih BESTie an Ama pak Sambo?," sindir seorang netizen. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tol Japek Padat! Simak Jadwal Contraflow KM 55-65 Arah Cikampek Hari Ini
-
Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram
-
7 HP Midrange Body Metal 2026, Desain Premium Harga Masih Masuk Akal
-
Thriving adalah Privilege, Surviving adalah Lifestye: Dilema Gen Z Menjalani Hidup Berkelanjutan
-
Siapa Igor Sanders? Striker Diaspora yang Dipanggil Nova Arianto ke Timnas Indonesia U-19
-
Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Jaksa Bongkar Skema Fraud Kerah Putih
-
Afgan Nyaris Kehilangan Suara, Ungkap Perjuangan Sembuh dari Cedera Pita Suara
-
5 Lipstik Lokal Alternatif Rouge Dior Lipstick yang Nyaman Dipakai Seharian
-
Kekayaan Ahmad Muzani, Ketua MPR yang Mau Ulang Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar
-
Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook