SUARA SEMARANG - Dikta atau Pradikta Wicaksono hengkang dari bang yang membesarkan namanya Yovie and Nuno sejak 1 Juni 2022.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Dikta dengan me-mention para personel yang terlibat dalam Yovie and Nuno.
Keputusan hengkangnya Dikta dari Yovie and Nuno ini berdasarkan kesepatakan dua belah pihak.
Melalui video instagramnya, Dikta menyapa penggemar dan menyatakan pamit dari Yovie and Nuno.
"Halo semua, saya Dikta. Per hari ini, ingin memberitahukan bahwa saya sudah tidak lagi menjadi member Yovie and Nuno," ucap Dikta Rabu (1/6/2022).
Dikta juga mengucapkan terima kasih karena pengalaman bermusik bersama Yovie and Nuno tidak bisa dia lupakan.
"Terima kasih atas semuanya dan pengalaman yang nggak akan pernah saya lupakan," kata pria yang aktif di kegiatan free diving ini.
Meskipun sudah tidak bersama Yovie and Nuno, Dikta mengatakan akan selalu bermusik dan tidak menutup kemungkinan akan satu panggung lagi dengan Yovie and Nuno.
Hal tersebut dia ucapkan sebagai janji saat dia memutuskan keluar dari Yovie and Nuno.
"Saya akan tetap berkarya, tetap bermusik dengan lagu-lagu saya," ujar pelantun Menjaga Hati ini. Kami akan saling support dan mungkin akan bertemu di satu panggung, event yang sama." terang Dikta
Bagi Dikta, band Yovie and Nuno sudah layaknya keluarga. Mengingat kebersamaan ini sudah berlangsung hampir 15 tahun lamanya.
"Mungkin ini nggak mudah buat saya. Karena Yovie and Nuno sudah seperti keluarga untuk saya," tuturnya.
Namun kembali pada keputusannya, ini adalah hal terbaik untuk dirinya dan juga band Yovie and Nuno.
Dikta berharap vokalis baru Yovie and Nuno akan membawa grup band tersebut lebih hits dari yang sekarang.
Berita Terkait
-
Gitaris dan Vokalis Dibawa-bawa di Kasus Pungli Imigrasi, Sederet Musisi Beri Komentar Kocak
-
Vokalis The Offspring Beri Pidato di Acara Wisuda, Ingatkan Lulusan Jangan Kaku Jalani Hidup
-
Seorang Vokalis Band Ditangkap, Diduga Cabuli Anak Tiri Selama 2 Tahun
-
Taka Menangis di Konser Jakarta, One Ok Rock Resmi Akhiri Detox Asia Tour 2026
-
Roby Satria Jadi Vokalis Suarakan Jeritan Buruh, Didukung Sesama Musisi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?