SUARA SEMARANG - Pemkot Semarang tetap melayani di akhir pekan dan malam hari untuk masyarakat.
Pelayanan di akhir pekan dan malam hari ini dibuka oleh Pemkot Semarang untuk memfasilitasi masyarakat yang tidak bisa mengurus administrasi di hari kerja.
Walikota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, pelayanan di akhir pekan dan malam hari dari Pemkot Semarang tersebut mendapatkan respons positif dari masyarakat.
"Banyak masyarakat kita yang dari Senin sampai Jumat jadwal kerjanya padat dan tidak bisa ditinggal. Hanya bisa mengurus hal-hal administratif di hari libur. Padahal kalau hari libur ya pelayanan umumnya ikut libur," kata Walikota Semarang, Hendrar Prihadi Selasa (14/6/2022).
"Jadi kita coba carikan solusinya bersama-sama," tutur Hendi, sapaan akrab Walikota Semarang.
Dia menambahkan, masyarakat antusias dan mendukung, namun terkendala waktu yang bentrok dengan hal lain yang lebih mendesak sehingga belum bisa berpartisipasi.
"Seperti mengurus KTP, KK, akta, membayar PBB, sampai konsultasi UMKM dan perizinan. Itu semua bukan hal yang sepele. Kalau masyarakat memang tidak sempat ya kitalah pemerintah yang harus mencari solusinya. Maka kita fasilitasi melalui program Pelayanan Akhir Pekan dan Malam Hari," lanjut Hendi.
Pelayanan akhir pekan dan malam hari dilaksanakan setiap bulan pada hari Sabtu di minggu pertama mulai pukul 07.30 WIB sampai dengan 13.00 WIB.
Kemudian dilanjutkan pelayanan malam hari mulai pukul 19.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB. Program Pelayanan Akhir Pekan dan Malam Hari ini diselenggarakan di 16 kecamatan di Kota Semarang dengan dukungan perangkat daerah.
Adapun daftar dinas yang membuka pelayanan di antaranya adalah pelayanan administrasi Kelurahan dan Kecamatan, Pembayaran PBB di masing-masing Kecamatan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan, Dinas Arsip dan Perpustakaan, Badan Pendapatan Daerah, pelayanan klinik pajak daerah di masing-masing pos wilayah, pelayanan klinik pajak oleh Bappeda.
Selanjutnya vaksin hewan oleh Dinas Pertanian, Pelayanan Samsat, Layanan Donor Darah oleh PMI Kota Semarang, DPMPTSP yang melaksanakan pelayanan di Kantor Balaikota Semarang, serta Pusat Informasi Publik (PIP).
Jadwal terdekat Program Pelayanan Akhir Pekan dan Malam Hari putaran selanjutnya akan diadakan pada tanggal 2 Juli 2022.
"Alhamdulillah berdasarkan laporan yang masuk, animo masyarakat untuk memanfaatkan program ini cukup besar. Pada kegiatan pelayanan putaran pertama pada tanggal 7 Mei 2022, Pemkot Semarang sukses melayani total 4.070 pemohon di 16 kecamatan. Dari pelayanan tersebut terkumpul transaksi UKM sebesar Rp 84.922.600. Adapun pembayaran PBB oleh 1.018 wajib pajak yang dilayani hari itu terkumpul sebesar total Rp 358.693.645," pungkas Walikota Semarang.
Berita Terkait
-
Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia
-
Semarak Hari Anak Nasional 2026 di SDN Nongkosawit 01 Semarang
-
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
-
Cari Hunian Impian Lebih Mudah, Ada Promo KPR Bunga Mulai 1,75% di BRI x REI Expo Semarang 2026
-
Mural Lingkungan Warnai Tanggul Pantai Tambaklorok Semarang
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123