SUARA SEMARANG - Unjuk rasa dilakukan oleh Forum Umat Islam Semarang (FUIS) terkait pencabutan izin usaha Holywings di Kota Semarang.
Dalam unjuk rasa sejumlah ormas yang tergabung dalam Forum Umat Islam Semarang juga menyerukan untuk kumpulkan orang dengan nama Muhammad.
Orang dengan nama Muhammad akan dikumpulakan guna melakukan tuntutan dengan gugatan kepada Holywings senilai Rp 100 miliar.
Tuntututan 100 miliar tersebut imbas dari penistaan nama Muhammad yang dilakukan Holywings dalam promo minuman kerasnya.
"Kami mengumpulkan orang bernama Muhammad untuk tuntut Holywings Rp 100 miliar," kata Ketua Forum Pecinta Ulama dan Habaib Jateng Shihabudin, saat orasi unjuk rasa di depan Balaikota Semarang Jumat 1 Juli 2022.
Sihabuddin mencari orang bernama Muhammad dengan akan menggugat Rp 100 miliar, sebab juga sudah terjadi di bebepa wilayah.
"Sudah ada dua orang nama Muhammad di Jakarta melakukan tuntutan Rp 100 miliar, kita kumpulkan nama Muhammad juga untuk tuntutan 100 miliar juga," katanya.
Unjuk rasa merupakan gabungan elemen dari Forum Umat Islam Semarang (FUIS) dengan menuntut pencabutan izin Holywings Kota Lama.
Sihabudin juga menyatakan akan mengawal pencabutan izin Holywings hingga benar-benar terlaksana.
Baca Juga: Dijerat Pasal Berlapis, Berikut Fakta Penahanan Roy Suryo
Menurutnya pencabutan izin usaha Holywings sudah sepatutnya sebab sudah melukai dan melakukan penistaan agama.
FUIS juga sudah menyampaikan aspirasi yang diterima oleh Sekda Kota Semarang, mewakili Walikota yang berhalangan sebab agenda di Jakarta.
"Sudah komunikasi dengan Sekda dan disampaikan aspirasi penutupan total Holywings," katanya.
Dia juga menyampaikan agar Holywings benar-benar ditutup izin usahanya.
"Jangan main-main jika nekat buka kami juga akan nekat, dia jual kami beli, dia sudah membahayakan generasi bangsa dan menghina Rasulullah," katanya.
Ketua FUIS, Wahyu Kurniawan mengecam keras tindakan Holywings Indonesia yang menjadikan nama Muhammad dan Maria untuk promosi minuman keras beralkohol.
Tag
Berita Terkait
-
Promosi Miras Pakai Nama Muhammad dan Maria Berbuntut Panjang, Holywings Digugat Rp 35,5 Triliun
-
Forum Warga Kecamatan Grogol Geruduk DPRD Sukoharjo, Desak Pencabutan Seluruh Izin Holywings
-
Gugat Holywings Rp 35,5 Triliun, Aliansi Pemuda Nusantara: Uangnya untuk Bangun Rumah Ibadah Seluruh Umat Beragama
-
Holywings Tidak Bisa Beroperasi Lagi di Jakarta, Begini Kata Ahmad Riza Patria
-
Holywings Sport Show: Jadwal Lengkap Jam Tayang dan Link Live Streaming Nikita Mirzani vs Dinar Candy
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring