SUARA SEMARANG - Berikut update datar tim yang lolos semifinal di Piala Presiden 2022 siapa saja mereka.
Total akan ada empat tim yang lolos untuk tiket semifinal Piala Presiden 2022 usai menjalani laga perempat final.
Tim pertama yang lolos semifinal Piala Presiden 2022 yakni ada PSS Sleman yang secara mengejutkan mengandasakan tim kuat Persib Bandung.
PSS Sleman menaklukan Persib Bandung melalui adu pinalti dengan kemenangan 4-2, usai menjalani laga normal skor 1-1 pada perempat final Jumat (1/7/2022).
Cukup unik PSS Sleman lolos semifinal dimana dalam perjalanannya terseok dan harus berebut tiket runner up di Grup A dengan empat tim sekaligus.
Kemudian tim kedua yang lolos semifinal ada Arema FC yang berhasil mengandaskan Barito Putera juga melalui adu pinalti.
Arema FC juga dengan susah payah bermain skor kacamata dengan Barito Putera di waktu normal babak perempat final.
Arema menuntaskan adu pinalti dengan skor tipis menang 5-4 pada Sabtu (2/7/2022).
Di susul tim ketiga yang lolos semifinal yakni PSIS Semarang yang berjibaku melawan tim kuat Bhayangkara FC di laga perempat final Minggu (3/7/2022).
Baca Juga: Jadwal MotoGP 2022 Bulan Juli, Hanya Sekali di Sirkuit Finlandia 10 Juli 2022
PSIS Semarang juga lolos semifinal berkat adu tos tosan pinalti, setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 dalam waktu normal.
PSIS Semarang mendapat perlawanan sengit Bhayangkara FC saat adu pinalti dengan harus dilakukan pemain ke sepuluh.
PSIS Semarang menang adu pinalti dengan skor 9-8 dan menjadi tim ketiga lolos semifinal Piala Presiden.
Sementara satu tiket tersisa untuk satu tim yang diperebutkan dalam laga terakhir perempat final antara Borneo FC vs PSM Makassar.
Borneo FC menghadapi PSM Maksassar Minggu (3/7/2022) pukul 20.30 WIB, dimana untuk sementara unggul 2-0 bagi Borneo FC pada pertandingan yang masih berjalan babak pertama.
Jika skor tak berubah maka Borneo FC menyegel tiket lolos semifinal Piala Presiden 2022.
Berita Terkait
-
Rekor Pinalti Terpanjang 20 Pemain PSIS Semarang dan Bhayangkara FC Tos Tosan, Cantillana dan Salles Gagal Eksekusi
-
Menang Adu Pinalti 9-8 PSIS Semarang Lolos Semifinal Piala Presiden Kalahkan Bhayangkara FC
-
Hasil PSIS Semarang vs Bhayangkara Ditentukan Adu Penalti, Arema FC Tunggu Mahesa Jenar di Semifinal
-
Komisaris PSIS Minta Bantuan Polisi Usut Calo Tiket Usai Laga PSIS Semarang vs Bhayangkara FC
-
Update Klasemen Grup A Piala AFF U 19, Indonesia Ditahan Vietnam, Myanmar Pemimpin Sementara
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan